Sudah tidak asing lagi, Malioboro dikenal sebagai pusat belanja wisatawan saat berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya yang sangat strategis berada di tengah kota membuat kawasan ini mudah dijangkau. Pada kesempatan libur panjang kali ini misalnya, Malioboro ramai dikunjungi oleh traveler dari luar kota Yogyakarta.
"Saya jauh-jauh datang dari Jakarta. Selain mudik, saya juga sempatkan untuk belanja di Malioboro," ungkap salah seorang wisatawan asal Jakarta, Dimas, saat ditemui detikTravel di kawasan Malioboro, Selasa (22/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asyiknya, selain beragam, sebagian barang-barang yang dijual di Malioboro bisa ditawar. Jika pintar memilih dan menawar, Anda bisa mendapatkan barang yang sangat murah di sini. Seperti halnya sebuah baju batik yang awalnya seharga Rp 150 ribu, Dimas mengaku bisa menawar dan mendapatkannya dengan hanya membayar Rp 95 ribu.
Dirinya juga menambahkan bahwa Malioboro adalah kawasan yang asyik untuk jalan-jalan. "Di sini orangnya ramah-ramah, selain belanja kita juga bisa menikmati suasana malamnya," ujar lelaki berumur 24 tahun tersebut.
Selain itu, Malioboro juga dikenal memiliki aneka kuliner yang menggugah selera. Di salah satu sudut jalan, terdapat puluhan tenda yang didominasi berwarna biru dan merah. Di dalamnya tersaji berbagai menu khas Yogyakarta, seperti gudeg, tongseng, dan masih banyak lagi. Sambil menikmati makanan yang lezat, Anda juga akan diiringi alunan merdu dari penyanyi jalanan. Silih berganti mereka datang menemani makan malam Anda.
Pusat oleh-oleh dan juga kesyahduan malamnya jelas membuat Malioboro masih menjadi favorit wisatawan saat berkunjung ke Yogyakarta. "Saya baru pertama kali ke sini, dan saya langsung jatuh cinta pada Malioboro," tutup Dimas.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi