Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Agu 2012 16:14 WIB

DESTINATIONS

Bertemu Hewan Khas Indonesia di 5 Tempat Ini

Afif Farhan
detikTravel
Komodo di Pulau Komodo (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Berbagai macam hewan menjadi alasan bagi traveler untuk melakukan perjalanan. Indonesia pun punya 5 hewan khas yang unik dan sulit untuk ditemukan di tempat lain. Mau tahu tahu apa saja?

Tak hanya alamnya saja, keanekaragaman fauna juga terdapat di pelosok-pelosok Indonesia. Hal ini tentu menjadi daya tarik bagi traveler untuk menjelajahi habitatnya atau bertemu langsung dengan mereka. Disusun oleh detikTravel, Selasa, (28/8/2012), berikut 5 tempat untuk bertemu hewan khas Indonesia:

1. Komodo di Taman Nasional Komodo, NTB

Keistimewaan komodo sebagai hewan khas Indonesia tidaklah terbantahkan. Dijuluki sebagai naga purba, komodo merupakan kadal terbesar di dunia dengan ukuran yang raksasa.

Di Taman Nasional Komodo di Flores, NTB, Anda dapat bertualang untuk bertemu langsung dengan naga purba ini. Waktu tepat untuk bertemu komodo adalah di saat jam aktif mereka. Pukul 07.00-11.00 pagi atau pukul 15.00-17.00 sore adalah waktu-waktu mereka sedang aktif karena sedang mencari makan. Trekking pada pagi hari adalah waktu paling pas untuk menikmati pulau sambil bertemu komodo.

Selama trekking, ada baiknya Anda tidak terlepas dari rombongan dan mengikuti arahan pemandu. Meski sering bertemu dengan manusia, komodo tetaplah hewan buas yang berbahaya. Ingat, tetaplah berhati-hati dan waspada selama perjalanan. Jangan lupa, siapkan kamera karena komodo akan bergaya di depan Anda.

2. Tarsius di Taman Margasatwa Tandurusa, Sulawesi Utara

Pulau Sulawesi dianugerahi kekayaan alam dan keanekaragaman fauna yang unik. Salah satu hewan yang digemari oleh traveler karena bentuknya yang kecil, matanya yang besar, dan imut, adalah tarsius. Primata ini sungguh menggemaskan.

Anda dapat bertemu tarsius secara langsung di Taman margasatwa Tandurusa, Bitung. Perjalanan ke tempat ini dapat ditempuh selama 2 jam dari Kota Manado. Taman Margasatwa Tandurusa terletak di tengah hutan, udara segar pun dapat Anda hirup sepuasnya.

Anda akan memasuki kandang berukuran raksasa dan melihat tarsius yang berdiam diri di dahan pepohonan. Mereka sangat terlihat lucu dan menggemaskan. Tarsius memiliki tinggi tidak lebih dari 15 cm atau seukuran telapak tangan orang dewasa. Silakan memotret kelucuan hewan ini sepuasnya.

3. Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah

Siapa yang tidak kenal orangutan? Hewan asli Indonesia ini sudah terkenal hingga mancanegara. Bagi Anda yang berjiwa petualang, Taman Nasional Tanjung Puting tidak boleh dilewatkan. Anda akan bertualang melewati lebatnya hutan Kalimantan untuk bertemu hewan lucu tersebut.

Dibutuhkan perjalanan panjang dan biaya yang tidak sedikit untuk berkunjung ke taman nasional ini. Umumnya, traveler menghabiskan waktu hingga satu minggu untuk menjelajahi Tanjung Puting. Dengan luas yang mencapai 400.000 hektar, perjalanan dapat Anda habiskan melalui sungai hingga daratannya.

Akan tetapi, semua rasa letih selama perjalanan akan terbayar saat Anda bertemu hewan lucu ini. Orangutan di sini memiliki berukuran yang beragam, ada yang bayi hingga seukuran orang dewasa. Anda pun bisa menggendong bayi-bayinya yang lucu dan berinteraksi dengan mereka. Tak hanya itu, Anda bisa melihat tingkah laku satwa ini saat makan atau pun bergelantungan di pohon-pohon yang tinggi menjulang. Lucu!

4. Jalak Bali di Taman Nasional Bali Barat, Bali

Selain pantai dan hingar binggar pesta anak muda, Bali juga mempunyai fauna khas menawan yang bernama Jalak Bali. Datanglah ke Taman Nasional Bali Barat di Jl Raya Cekik, Gilimanuk dan hanya berjarak 3 jam dari Denpasar, untuk bertemu ikon dari Pulau Dewata ini.

Jalak Bali merupakan hewan endemik yang hanya dapat ditemukan di Pulau Bali dan merupakan hewan yang dilindungi. Dengan jambulnya yang khas, Anda dapat melihat langsung kecantikan hewan ini. bentuknya seperti burung-burung biasa pada umumnya. Akan tetapi, bulunya yang putih menambah keelokan hewan ini. Jangan lupa memotret mereka dan melihat jambulnya dari dekat.

Setelah melihat hewan khas tersebut, Anda bisa bertualang untuk menjelajahi Taman Nasional Bali Barat. Taman nasional ini memiliki 7 jenis mamalia, 2 jenis reptilia, 105 jenis unggas, dan 120 jenis ikan. Selain itu, juga ada satwa-satwa yang dilindungi, seperti trenggiling, menjangan, banteng, menjangan, pelanduk, hingga penyu rider.

5. Hiu Karpet di Papua Barat

Bagi Anda para penyelam, datanglah ke Raja Ampat di Papua Barat untuk bertemu hewan khas di wilayah ini. Berada hampir di dalam kedalaman 20 meter, ada hiu karpet sang penunggu dasar laut Raja Ampat yang menanti Anda.

Dari namanya, hiu ini memang mirip dengan karpet. Bentuknya yang rata, tidak seperti kebanyakan hiu lainnya yang besar dan bersirip, membuat hewan ini khas dan unik. Selain badannya, hiu ini juga mempunyai rumbai-rumbai di bagian mulutnya. Persis sekali dengan karpet Anda di rumah! Ikan ini tinggal di dasar laut. Panjang tubuhnya kisaran 60 cm- 1 meter.

Warna badannya pun gelap, untuk memudahkan dirinya dalam berkamuflase. Fauna ini hanya hidup di perairan sekitar Raja Ampat, Papua Barat, hingga Papua Nugini saja. Bagi para penyelam, bertemu hiu karpet sangatlah menyenangkan dan akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Akan tetapi, hanya penyelam berlisensi yang dapat bertemu langsung dengan hewan kahs ini. Yuk, buat lisensi menyelam dulu!

Itulah 5 hewan khas Indonesia yang dapat Anda jumpai saat kegiatan traveling selanjutnya. Selain bertemu hewan-hewan tersebut, ada alam indah berupa pegunungan dan lautan yang indah di sekitar Anda.

(aff/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA