Jalan-jalan dengan Mobil Wisata Hong Kong yang Bersahabat

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Hong Kong

Jalan-jalan dengan Mobil Wisata Hong Kong yang Bersahabat

Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 29 Agu 2012 11:10 WIB
Jalan-jalan dengan Mobil Wisata Hong Kong yang Bersahabat
Siap berkeliling kota dengan mobil wisata (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Saat ingin berkeliling Hong Kong, beberapa pilihan akomodasi pun bisa jadi alternatif. Salah satunya adalah menggunakan mobil wisata yang bisa dicarter seharian atau lebih. Dijamin, mobil wisata ini akan memberi pengalaman berbeda!

Dari hari Selasa (28/8/2012), detikTravel, beberapa media dan blogger diundag Hong Kong Tourism Board untuk menikmati suasana liburan di sana. Karena rombongan, kami menggunakan mobil sebagai akomodasi. Namun, mobil elf yang bermuatan 12 orang ini membuat saya tersenyum-senyum sendiri.

Masalahnya, pengemudi yang bernama Mr Law, sangat baik dengan pengendara lain. Ia tak pernah memaksa untuk menyalip dan bisa dengan senang hati memberikan jalan kepada mobil lain. Laju kendaraan pun sangat stabil. Sayangnya, Mr Law tidak bisa berbahasa Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untungnya, ada seorang pemandu wisata dari Hong Kong Association of Registered Tour Co-ordinators, Carolus Chui yang bisa menghapus rasa penasaran saya. Carolus yang memiliki darah Jawa Timur-Hong Kong dan fasih berbahasa Indonesia menjelaskan, mobil wisata di sini punya peraturan kecepatan sendiri.

"Semua mobil wisata seperti ini hanya boleh memiliki kecepatan rata-rata 70km/jam, di manapun," ujar Carolus.

Pantas saja perjalanan berjalan lancar dan menyenangkan sedari tadi. Mr Law jarang sekali mengerem secara mendadak, malah, ia sepertinya tidak pernah mengerem secara mendadak. Carolus kembali menjelaskan, kecepatan rata-rata di kota ini berkisar dari 60km/jam hingga 110 km/jam.

Saat di jalan tol, kecepatan kendaraan bisa hingga 110 km/jam. Namun saat masuk highway, mereka hanya boleh ngebut sampai 80 km/jam. Beda lagi dengan jalan di bawah tanah dan jalan biasa, kecepatan maksimalnya adalah 60 km/jam.

Sisi baik dari kota ini adalah, kebanyakan pengguna jalan mematuhi peraturan tersebut. Ini tentu membuat jalan lebih teratur dan pengemudi serta penumpangnya makin nyaman. Termasuk saya, yang merupakan pelancong, turut senang dengan sistem berkendara di sini.

Oh ya, makan dan minum tidak diperbolehkan di mobil wisata. Jangan harap bisa masuk ke mobil jika masih memakan eskrim atau cemilan. Satu-satunya minuman yang boleh diminum saat berada di dalam mobil hanya air mineral.

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads