Di lereng sebelah barat Pegunungan Yudea, tidak jauh dari Bet Shemesh, Israel terdapat sebuah gua yang mencuri perhatian. Jika biasanya harus susah payah dengan alat khusus untuk bisa masuk ke dalam perut bumi, tapi Gua Avshalom membuatnya menjadi mudah-mudah saja.
Sudah ada fasilitas khusus untuk wisatawan di sini. Anak tangga yang rapi, penerangan, hingga pemandu sudah tersedia di gua yang satu ini. Jadi tak perlu ragu untuk menjelajah perut bumi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lubang besar yang satu ini ternyata punya pemandangan yang sangat luar biasa. Ya, gua yang satu ini dikenal sebagai gua dengan pemandangan stalaktit paling indah di dunia. Oleh karena itu, banyak juga wisatawan yang lebih mengenal tempat ini dengan nama Gua Stalaktit.
Gua ini memiliki luas ruangan hingga 5.000 meter persegi. Yang paling mengesankan adalah ratusan stalaktit dan stalagmit yang membentuk banyak pola. Tentunya semua itu terjadi secara alami, bukan dipahat. Sekilas, ada stalaktit atau stalagmit yang berbentuk seperti kain yang halus, cabang ranting pohon, karang, hingga buah anggur.
Stalktit dan stalagmit di Gua Avshalom terbentuk oleh air yang mengalir dari langit-langit. Batuan kapur lama-kelamaan meleleh dan membentuk ruangan yang sangat indah. Selama ratusan tahun, hal tersebut terjadi sehingga melahirkan pemandangan yang luar biasa. Tidak hanya itu, air yang menetes tersebut kemudian juga membuat sebuah kolam di dalam gua.
Gua Avshalom ditemukan secara tidak sengaja pada bulan Mei 1968. Saat itu terjadi letusan gunung sehingga membuka celah untuk pintu masuk ke dalam gua yang fantastis ini. Setelah penemuan tersebut, lokasi gua sempat dirahasiakan selama beberapa tahun, karena takut akan kerusakan kekayaan alamnya. Namun saat ini, Gua Avshalom sudah dibuka untuk umum sepanjang tahun.
Menurut ahli geologi, Gua Avshalom terbentuk sejak sekitar 25 juta tahun yang lalu. Pergesaran lempeng bumi membuat air mudah masuk ke dalam lereng di Pegunungan Yudea ini.
Gua ini terlihat sangat terawat dan dalam perhatian khusus. Bahkan ada beberapa stalaktit dan stalagmit yang masih bisa berubah bentuk karena umurnya. Suhu di dalam gua juga dijaga agar tetap lembab demi kelangsungan perubahan wujud secara alami dari ornamen di dalam gua tersebut.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam