Kaus putih lengan panjang dengan kancing menyerupai kemeja serta celana merah. Sekilas seperti seragam SD di Indonesia. Tentu saja bukan, karena pakaian itu ada di museum Bayern Munich. Seragam itu menginspirasi seragam Bayern saat ini, sehingga mereka berjuluk Die Rottens alias Si Merah.
Atas undangan PT Asuransi Allianz Life Indonesia, detikTravel berkesempatan mengunjungi museum klub top Jerman itu bersama 64 anak dari 22 negara yang tergabung dalam Allianz Junior Football Camp. Selain mendapat pelatihan sepakbola dari pelatih tim yunior Bayern, anak-anak itu juga diajak melihat stadion Allianz Arena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada apa saja di dalam museum? Kostum-kostum Bayern Munich dari masa ke masa ditampilkan. Demikian pula dengan para pemain dan pelatih. Ada plat lingkarang berwarna merah dengan tanda tangan pemain legendaris Franz Beckenbauer di lantai museum.
Sederet trofi yang pernah dimenangkan Bayern Munich juga dipajang. Juara Bundesliga hingga Liga Champions tercatat dengan apik di museum itu.
Pengunjung juga bisa melihat replika bus pemain yang digunakan mengangkut mereka menuju kandang lawan. Tak sekadar melihat sejarah tumbuh kembang dan prestasi klub, pengunjung juga bisa bersenang-senang dengan sejumlah game yang tersedia.
Mau foto-foto melalui semacam photo box pun bisa di sini. Bagi penggemar Bayern Munchen, kunjungan ke museum tersebut seolah bisa menambah kecintaan pada klub kesayangan.
(sst/fay)












































Komentar Terbanyak
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam