Xi'an adalah eks-ibukota China. Kaisar yang pertama, Qin Shi Huang, memerintah seluruh dataran China dari kota ini. Para ahli sejarah percaya kalau Xi'an adalah titik dimulainya Jalur Sutera yang terkenal. Melintasi dataran China, Asia Tengah, lalu Timur Tengah dan Eropa.
Barang-barang khas Jalur Sutera itu banyak terpengaruh oleh budaya Islam, mulai dari pakaian hingga makanan. Hal itu tak lepas dari adanya Muslim Quarter di tengah Kota Xi'an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muslim Quarter (disebut juga Islamic Street, atau Huimin Jie dalam bahasa Mandarin) penuh deretan restoran dan penjual makanan. Inilah tempat wisatawan melihat akulturasi budaya antara China dan Arab, mulai dari pakaian hingga bentuk wajah mereka. Banyak warga yang mirip dengan saudara mereka, bangsa Arab!
Dari situs China Tour Guide yang dikutip detikTravel, Rabu (5/9/2012), Muslim Quarter mulai ramai sejak pukul 18.00 waktu setempat. Wisatawan berbondong-bondong menyambangi kawasan ini untuk berburu makanan, melihat aneka suvenir dan memotret suasana kawasan Muslim.
Inilah tempat Anda menemukan beragam camilan khas Muslim Hui, seperti Rou Jia Mo (burger ala China) yang diisi daging sapi atau kambing, juga kebab isi daging domba yang sangat nikmat. Muslim Quarter juga jadi tujuan para backpacker karena harga makanannya cukup terjangkau.
Setelah puas berburu makanan, cobalah berkeliling mencari 10 masjid yang tersebar di Muslim Quarter. Masjid-masjid ini menjadi tempat beribadah sekitar 20.000 orang Muslim Hui.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'