Umat Katolik percaya adanya alam antara antara dunia dan akhirat. Arwah orang yang meninggal dipercaya bisa meninggalkan tanda kepada kerabat yang masih hidup untuk meminta didoakan.
Itulah maksud didirikannya Purgatory Museum atau Piccolo Museo Del Purgatorio, di Roma, Italia. wisatawan bisa melihat pesan-pesan dari alam kematian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Museum yang melestarikan artefak terkait purgatori ini, berada di sebuh gereja bernama Parrocchia Sacro Cuore in Prati di Roma, Italia. Gereja ini terletak di jalan Lungotevere Prati no 12 di tepi Sungai Tiber, dekat Kastil Santo de Angelo.
Museum bergaya neo gothik ini dibangun pada tahun 1917 oleh seorang pastur dari Prancis bernama Victor Jouet. Nah, awal mula dibuatnya museum ini karena adanya bekas purgatori yang terlihat seperti wajah seorang pria yang terbakar di samping altar kecil pada gereja tersebut.
Mulai sejak itu, Victor mengumpulkan setiap purgatori yang ada di gereja tersebut. Sampai pada saat Victor meninggal, koleksi purgatori yang ia awetkan dalam sebuah museum, kini dikenal dengan nama Purgatory Museum.
Koleksinya terlihat agak seram. Di antaranya yang wajib Anda lihat, yaitu jejak hangus tiga jari pada buku mendiang Maria Zaganti yang ditinggalkan oleh Rastelli Palmira untuk meminta kakaknya, Don Sante Rastelli melakukan Misa. Ada juga penampakan Luisa Le Senechal yang meninggalkan tanda bekas hangus berbentuk tangan di topi tidurnya, dan masih banyak yang lainnya.
Semua koleksi terpajang di dinding museum. Tanda-tanda ini pun memiliki arti dan permintaan khusus dari mereka yang sudah meninggal kepada keluarga atau orang terdekat di dunia.
Tak jarang, museum ini bisa membuat wisatawan bergidik dan lebih mendekatkan diri pada Tuhan. Ketika berkunjung ke Purgatory Museum, Anda akan meyakini setiap dosa di dunia ada balasannya.
(aff/fay)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya