3 Tempat Makan Asyik di Solo
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight

3 Tempat Makan Asyik di Solo

- detikTravel
Kamis, 20 Sep 2012 14:20 WIB
3 Tempat Makan Asyik di Solo
Margoyudan (food.detik.com)
Jakarta - Traveling tanpa mencicipi makanan khasnya pasti terasa kurang. Nah, jika kebetulan Anda sedang liburan ke Solo, wajib datang ke 3 tempat berikut. Inilah tempat makan asyik yang menyajikan aneka makanan lezat khas Solo.

Dikumpulkan detikTravel, Kamis (20/9/2012), berikut adalah 3 tempat makan asyik yang menyajikan makanan lezat khas Solo:

1. Galabo

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gladag Langan Bogan atau yang biasa disebut Galabo adalah tempat wisata kuliner yang wajib Anda kunjungi saat ke Solo. Ini adalah kawasan tempat makan yang hanya dibuka pada malam hari.

Galabo berlokasi di sebelah timur Bundaran Gladag, tepatnya Jl Mayor Sunaryo. Kalau pada siang hari jalanan ini biasanya digunakan sebagai jalan raya, pada malam hari kawasan ini malah ditutup dan diubah menjadi tempat jajan malam khasnya Kota Solo.

Bagaikan kewajiban, hampir setiap turis yang traveling ke Solo menyempatkan diri untuk mencicipi makanan di Galabo. Ada banyak kios makanan dibuka dengan berbagai menu yang beragam. Mencicipi santap malam sambil menikmati keindahan Solo malam hari terasa sempurna.

Penasaran jenis makanan yang ada di Galabo? Beberapa yang paling khas adalah cabuk rambak dan sate kere. Sate kere adalah sate sapi atau pun tempe gembus yang dimasak bacem dan dibakar. Biasanya, sambal kacang yang agak pedang menjadi teman sate ini.

Selain sate kere, makanan khas Solo yang tersedia di Galabo adalah cabuk rambak. Cabuk rambak adalan lontong yang dipotong tipis dan disajikan di atas daun pisang. Sekilas, cabuk rambak memang mirip seperti lontong bumbu, tapi yang membedakan adalah sambal. Sambal cabuk rambak terbuat dari wijen. Yummy!

Pusat jajanan malam Galabo menutup arus lalu lintas utama Jl Mayor Sunaryo. Meski demikian, para pengguna jalan tidak mengeluh karena tempat ini justru dibuat menjadi kawasan jajan malam yang menarik. Bahkan, Galabo telah menjadi pusat wisata malam andalan Kota Solo. Lebih seru lagi, jika datang pada akhir pekan, Anda akan dihibur dengan live music dan fasilitas hotspot dengan cuma-cuma.

2. Gudeg Margoyudan

Setelah Galabo, tempat makan asyik lain yang ada di Solo adalah Gudeg Margoyudan. Tempat makan ini memiliki menu andalan gudeg ceker ayam. Mungkin karena itulah warung makan ini juga dikenal dengan nama Gudeg Ceker Bu Kasno.

Gudeg Margoyudan yang buka mulai pukul 01.30-05.30 selalu ramai dikunjungi penduduk Solo, tak ketinggalan wisatawan yang sedang berlibur ke sana. Bahkan, sejak baru dibuka saja sudah tampak antrean panjang orang yang ingin menikmati santap malam lezat dengan gudeg ceker.

Ada dua cara asyik untuk menyantap gudeg ceker, pengunjung bisa memilih duduk di bangku-bangku yang telah disediakan. Namun, jika ingin merasakan makan malam gudeg yang lebih santai, Anda bisa memilih duduk di lesehan.

Penasaran dengan tempat makan ini? Datang saja langsung ke lokasi Gudeg Margoyudann di Jl Wolter Mongensidi. Eits, tapi sebaiknya Anda datang lebih awal ketika warung baru buka jika tidak ingin kehabisan ceker, menu andalannya.

Rasa gudeg yang manis dan gurih khas milik Bu Kasno memang hampir cocok di lidah semua orang. Ceker ayam yang lembut dan empuk sukses membuat siapa saja yang telah mencicipinya ketagihan.

Meski lebih dikenal dengan gudeg cekernya, Gudeg Margoyudan juga memiliki menu lain yang tak kalah lezat, yaitu krecek. Menyantap gudeg bersama krecek memang sangat pas. Menu ini semakin pas di perut karena porsinya yang tidak begitu besar.

3. Nasi Liwet Wongso Lemu

Kalau Yogya punya gudeg sebagai makanan khasnya, Solo punya nasi liwet. Nah, salah satu tempat makan yang menyajikan nasi liwet lezat adalah Warung Makan Nasi Liwet Wongso Lemu. Tempat makan yang berada di Jl Teuku Umar ini disebut-sebut sebagai warung makan nasi liwet paling terkenal.

Betapa tidak, dari kejauhan saja sudah tampak banyak mobil yang berjejer rapi di depan warung. Masuk ke dalam, Anda langsung bisa melihat seorang ibu yang sibuk melayani pembeli yang sudah antre panjang menunggu giliran.

Dengan terampil tangannya meracik nasi liwet ke dalam piring saji. Pertama ia mengambil nasi dan meletakkannya di atas piring yang sudah diberi alas daun pisang. Kemudian, lauk pauk pun ditambahkan ke atas nasi.

Sama seperti Galabo dan Gudeg Margoyudan, Nasi Liwet Wongso Lemu juga ramai pada malam hari. Tempat makan ini buka setiap Senin-Minggu pukul 17.00-01.00 WIB.

Menikmati nasi liwet terasa semakin nikmat dengan adanya hiburan musik di Warung Nasi Liwet Wongso Lemu. Eits, tapi ini jangan harap musik pop atau barat yang Anda dengarkan, hiburan musik yang di warung nasi liwet adalah musik khas Jawa. Sekelompok wanita paruh baya pun tampak asyik menyanyikan tembang Jawa tersebut.

(ptr/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads