Hah? Gunung Rinjani Ada Replikanya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Hah? Gunung Rinjani Ada Replikanya

- detikTravel
Senin, 01 Okt 2012 09:00 WIB
Hah? Gunung Rinjani Ada Replikanya
Replika Danau Segara Anakan (Shafa/detikTravel)
Lombok - Siapa sangka taman cantik buatan Kerajaan Karangasem merupakan replika Gunung Rinjani. Taman Narmada di Lombok dibuat Sang Raja dengan maksud menjadikan sebagai replika Rinjani. Sampai-sampai, ada replika Danau Segara Anakan di sana!

Pada masa pemerintahan Kerajaan Karangasem, Raja Anak Agung Gede Ngurah sering naik ke Gunung Rinjani guna melakukan ritual Mulang Pekelem. Raja melakukan ritual ini untuk meminta hujan.

Raja bersama tangan kanan dan prajuritnya mendaki Gunung Rinjani hingga mencapai Danau Segara Anakan. Sesampainya di sana, Sang Raja menaruh sesajian di danau sebagai pemohonan untuk meminta hujan. Namun sayang, saat umur semakin bertambah, raja pun tak sanggup lagi mendaki gunung. Raja yang tak kehabisan akal membangun Taman Narmada sebagai replika Gunung Rinjani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

detikTravel berkunjung ke sana bersama rombongan Citilink pada Sabtu (29/9/2012) untuk melihat seperti apa replika Gunung Rinjani yang disulap dalam sebuah taman besar. Lanskap taman ini memang menaik dan menurun. Agaknya dibuat sedemikian rupa agar terasa seperti sedang mendaki atau menuruni bukit. Satu yang menarik adalah sebuah kolam besar yang bentuknya cukup tidak beraturan.

Di antara tiga kolam di sana, kolam yang paling kanan inilah yang paling besar. Ternyata, itulah replika Danau Segara Anakan. Karena hanya replika, luas danau buatan ini pun mencapai 100 kali lebih kecil dari danau aslinya. Menurut Agus Budi, pemandu detikTravel di kolam inilah, Sang Raja melakukan ritual saat ia sudah terlalu tua untuk mendaki gunung.

Ritual yang diadakan setiap bulan purnama ke-5 ini terus berlanjut hingga kini. Meski sudah tidak ada kerajaan, ritual Mulang Pekelem sudah jadi tradisi masyarakat di sana. Setiap bulan purnama kelima, masyarakat berbondong melakukan ritual meminta hujan dengan prosesi sama yang dilakukan oleh raja. Seringnya, hujan akan langsung turun setelah prosesi ini dilakukan.

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads