Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 09 Okt 2012 08:51 WIB

DESTINATIONS

Ini Dia 5 Tempat Bertemu Hewan Unyu di Indonesia

Menyelam bersama Mola-mola di perairan Nusa Penida (baligreatadventure.net)
Jakarta - Bukan rahasia lagi Indonesia punya banyak hewan cantik dan lucu yang tersebar di banyak wilayahnya. Ada si hidung mancung bekantan, ada pula si gendut lucu ikan mola-mola. Tapi tahukah Anda dimana rumah mereka?

Dikumpulkan detikTravel, Selasa (9/10/2012) berikut adalah 5 habitat hewan lucu di Indonesia yang bisa Anda kunjungi:

1. Bekantan, Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah

Terpesona, mungkin itu ekspresi yang muncul begitu pertama kali melihat sosok bekantan atau primata yang memiliki nama latin Nasalis larvatus. Monyet ini unik dan lucu karena memiliki hidung yang tidak biasa, yaitu mancung.

Tidak hanya itu, bekantan memiliki rambut yang khas, yaitu kuning keemasan. Mungkin karena itulah monyet tampan ini biasa juga disebut monyet Belanda.

Penasaran dengan bekantan? Anda bisa melihatnya di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah, atau di Pulau Rambut yang ada di Kalimantan Selatan. Kedua tempat ini adalah rumahnya para bekantan.

Datang ke sana, traveler tidak hanya disuguhkan dengan keindahan kawasan yang ditumbuhi oleh pepohonan hijau. Anda juga bisa melihat banyak bekantan yang asyik melompat-lompat di dahan pohon, sambil mengunyah dedaunan. Lucu!

2. Tarsius, Taman Margasatwa Tandurusa, Sulawesi Utara

Selain Pulau Kalimantan, masih ada pulau lain yang menyimpan hewan lucu dan menggemaskan, yaitu Pulau Sulawesi, tepatnya di Taman Margasatwa Tandurusa, Sulawesi Utara. Di sini, Anda bisa melihat primata paling kecil, yaitu tarsius atau Tarsius spectrum.

Ya, tarsius adalah primata terkecil, bahkan saking kecilnya, ada tarsius yang seukuran ibu jari. Tubuhnya yang kecil dan matanya yang besar benar-benar menggoda semua yang melihat. Lebih lucu lagi, kepala primata ini bisa memutar kepalanya hingga 180 derajat. Wow!

Tidak percaya? Anda bisa melihatnya di dalam TM Tandurusa. Perjalanan ke tempat ini dapat ditempuh selama 2 jam dari Kota Manado. Taman Margasatwa Tandurusa terletak di tengah hutan, udara segar pun dapat Anda hirup sepuasnya.

3. Mola-mola, Nusa Penida, Bali

Kesan aneh, lucu dan menggemaskan memang tidak dihindari begitu pertama kali melihat ikan mola-mola di perairan Nusa Penida, Bali. Ikan ini memiliki postur tubuh yang lucu, bulat sintal dengan kedua sirip yang lancip.

Bila diibaratkan manusia, sebutlah tubuh Mola-mola tak proporsional. Ah, ekor pun ia tak punya. Mola-mola lebih mirip bakso gepeng yang diberi mata di kedua sisinya. Tapi inilah yang menjadi daya tarik para penyelam. Kalau ingin melihat sendiri kelucuannya, langsung saja menyelam di Nusa Penida, Anda pun bisa melihat bahkan berenang bersamanya.

Ada dua titik favorit untuk melihat penampakan Mola-mola, yaitu Blue Corner dan Crystal Bay. Ketika tengah menyelami birunya lautan, jangan kaget bila ada bakso gepeng raksasa bersirip menghampiri Anda. Tak hanya satu, bisa jadi si Mola-mola ini sedang bergaul dengan teman-temannya! Jika beruntung, Anda bisa menemui Mola-mola sampai 8 ekor dalam satu waktu.

4. Ungko lengan putih, TN Gunung Leuser, NAD

Dari lautan Bali, kini kita berpindah ke daratan di sebelah barat Indonesia, tepatnya di Taman Nasional Gunung Leuser. Ada ungko yang bisa Anda lihat baik saat berada di TN Gunung Leuser Nangroe Aceh Darussalam atau pun Sumatera Utara. Bukit Lawang di Sumatera Utara, merupakan salah satu pintu masuk untuk menjelajahi taman nasional ini.

Kalau tarsius adalah primata terkecil, ungko lengan putih (Hylobates lar) masuk dalam kelompok kera kerdil atau owa. Ya, ungko bukanlah monyet karena tidak memiliki ekor yang menjadi ciri khas monyet. Owa ini menarik diamati traveler karena memiliki warna tubuh yang tidak sama. Bagian tubuh berwarna hitam, sedangkan telapak tangan dan kaki berwarna putih.

Nah, jika ingin melihat si owa sedang bergelantungan, Anda bisa masuk ke dalam TN Gunung Leuser pagi hari. Teroboslah lebatnya pepohonan yang menutupi taman nasional. Biasanya, primata ini akan mengeluarkan suara lolongan pagi atau morning call. Keluarkan pula binocular, bidiklah ke arah pohon habitnya, kalau beruntung Anda bisa melihat satu keluarga ungko yang sedang sarapan pagi. Eits, tapi jangan lupa masuk bersama ranger alias polisi hutan, ya!

5. Jalak Bali di Taman Nasional Bali Barat, Bali

Selain pantai dan hingar binggar pesta anak muda, Bali juga mempunyai fauna khas menawan, jalak Bali namanya. Anda bisa melihatnya di Taman Nasional Bali Barat, Jl Raya Cekik, Gilimanuk. Untuk mencapainya traveler hanya memerlukan waktu sekitar 3 jam dari Denpasar.

Sesuai namanya, burung ini adalah hewan endemik yang hanya dapat ditemukan di Pulau Bali dan merupakan hewan yang dilindungi. Dengan jambulnya yang khas, Anda dapat melihat langsung kecantikan hewan ini. bentuknya seperti burung-burung biasa pada umumnya. Akan tetapi, bulunya yang putih menambah keelokan hewan ini.

Ternyata, Taman Nasional Bali Barat bukan cuma habitatnya si cantik jalak Bali. Anda bisa bertualang dan melihat 7 jenis mamalia, 2 jenis reptilia, 105 jenis unggas, dan 120 jenis ikan yang menghuni TN Bali Barat. Selain itu, juga ada satwa-satwa yang dilindungi, seperti trenggiling, menjangan, banteng, menjangan, pelanduk, hingga penyu rider.

(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA