Restoran yang menyediakan udon khas itu adalah Mimiu. Sejak tahun 1958, restoran itu berdiri di kota Sakai. Namun cara masak dan resep yang ditemukan oleh Mimiu sudah ada sejak era kekaisaran Edo sekitar 250-300 tahun lalu.
Mie udon di Mimiu dimasak dengan cara unik. Mereka menyediakan kompor di meja makan. Lalu, kuah berisi udon dan bahan makanan lain seperti sayuran, belut, tahu, telur, kerang dan kentang direbus hingga mendidih. Tak lupa, potongan daging ayam mentah juga ikut dihidangkan dalam panci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang terlihat kejam ya, tapi itulah tradisi di sini," kata Hisanori Kato, seorang warga Jepang sekaligus pemandu detikTravel dan peserta ASEAN Weekly Committee di Kota Sakai, Jepang, Rabu (10/10/2012) lalu.
Setelah semua matang, barulah sup udon bisa dicicipi. Jangan lupa tambahkan wasabi atau cabai kering serta jeruk nipis pada mangkuk Anda untuk menambah sensasi udon.
Ternyata, nyammm...! Memang enak. Mie udonnya meresap dengan segala bahan makanan di sup tersebut. Ayam yang mentah kini empuk. Udang yang tadinya bergerak-gerak kini berubah menjadi merah menggoda. Semua terpadu pas dalam sebuah hidangan legendaris khas masyarakat Jepang.
"Hidangan itu diberi nama khusus Udonsuki, karena udonnya dibuat dengan cara direbus di tempat dan dengan bahan-bahan yang enak," kata Kato.
Mimiu kini menjadi destinasi turis penggemar kuliner paling dicari di Sakai, Jepang. Selain menikmati hidangan, pengunjung juga bisa belajar sejarah soal makanan di negeri Sakura tersebut. Selamat makan, Ittadakimasu!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi