Bicara soal kota di Filipina, Manila bisa dibilang adalah rajanya. Pusat pemerintahan dengan pertumbuhan ekonomi tinggi di Filipina. Nama Manila kondang di berbagai belahan dunia.
Namun kini mata mulai melirik ke kota lainnya. Cebu, kota dengan tingkat kestabilan ekonomi ke-2 setelah Manila. Maka bolehlah Cebu disebut sebagai ratunya Filipina. Cebu berjarak satu jam penerbangan dari Manila. Sampai penghujung November 2012 ini, belum ada pesawat langsung dari Jakarta - Cebu. Harus via Manila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilan kota Cebu bisa dibilang sederhana. Tidak banyak gedung tinggi menjulang. Jalan raya utama tidak selebar Jakarta. Yang sama dengan ibukota Indonesia tercinta adalah banyak warung-warung kecil di pinggir jalan. Mulai dari penjual makanan, air isi ulang, sampai sayur mayur. Jenis transportasi pun beragam. Mulai dari angkutan umum Jeepney yang mirip mikrolet sampai taksi tersedia di Cebu.
Jika tergila-gila dengan pantai, maka Pulau Maktan yang masuk wilayah Cebu adalah jawabannya. Deretan resort cantik akan membuai Anda. Imperial Palace Resort salah satunya. Resort yang punya lebih dari 500 kamar ini memiliki waterpark yang siap menyegarkan para tamu. Coba pilih kamar dengan pemandangan menuju laut dan langkahkan kaki ke balkon kamar. Anda akan melihat birunya laut berhiaskan puluhan yacht cantik berwarna putih. Langit biru cerah dengan taburan awan membuat pemandangan terlihat sangat menawan.
Untuk menginap di Imperial Resort, siapkan dana Rp 5 juta per malam. Mahal? Ada pilihan lainnya. Bluewater Resort. Resort seluas 7 hektar ini mengambil tema surga tropikal. Harga kamar termurahnya adalah Rp 1,750,000 per malam.
Yang menjadi nilai plus dari Cebu adalah masyarakatnya yang ramah. Mereka tak segan membuka pembicaraan dengan para turis. Kepada traveler asal Indonesia, masyarakat lokal kerap menyapa dengan bahasa lokal. Maklum saja, wajah dan postur tubuh kita sangatlah mirip.
Selamat menikmati Cebu!
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Prabowo Beri Lampu Hijau, Bandara Husein Sastranegara Mulai Bersolek
Jokowi Dapat Gelar Baginda Pemuka Bangsa dari Keraton Kagungan Lampung, Apa Maknanya?