Tim Dream Destination Papua 2 dari detikTravel menjelajah Papua pada Kamis (7/3/2012). Tiba di Timika, kami pun berkunjung ke Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN). Inilah tempat latihan kerja bagi putra-putri Papua yang ingin bekerja di pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI).
Setelah membelah hutan dengan jalanan batu kerikil, kami tiba di sebuah area cukup terbuka dengan banyak bangunan. Inilah Institut Pertambangan Nemangkawi. Dua orang menyambut kami dari panas terik mentari, ke ruang dengan pendingin udara. Susan dari bagian administrasi IPN dan Superintendent Technical Training PTFI Agus Winarko, nama mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 7 suku di sekitar kawasan itu termasuk Amungme dan Kamoro yang diprioritaskan untuk sekolah pertambangan dengan fasilitas kelas dunia. Sekolah ini tidak dipungut biaya, bahkan mendapatkan uang saku Rp 1.725.000/bulan dan uang transport Rp 400 ribu/bulan.
Yang asyik adalah fasilitasnya. Kami lantas memakai rompi proyek, helm, google dan boot untuk melihat proses latihan mereka. Ruang pertama yang kami longok adalah simulator truk tambang. Wah serasa masuk ke tempat permainan video game di mal!
4 Siswa IPN tampak sedang menyetir simulator truk tambang Caterpillar. Tempat duduk, setir dan panel dashboard dibuat sama dengan seperti kondisi di ruang kemudi truk tambang. Bedanya, simulator ini tidak dioperasikan dengan koin layaknya di tempat permainan video game.
Ada lagi yang lebih asyik. Rupanya ada kabin khusus dengan layar simulator 180 derajat. Kabin ini ada dalam ruangan tersendiri. Dari ujung kanan sampai kiri pandangan mata yang tampak adalah layar. Kabin itu benar-benar mirip dengan truk tambang Caterpillar yang asli, dengan panel dan kemudi yang sama.
Yang disimulasikan adalah jalur tambang Grasberg sungguhan yang dirancang lewat komputer menyerupai kondisi asli di lapangan. Instruktur menawari saya untuk mencoba dan langsung saya iya kan. Wah seru juga mencoba simulator truk tambang.
Namun, saya tidak tahu kalau dalam simulasi ini dirancang aneka kecelakaan, jika peserta membawa truk ke destinasi tertentu dalam simulasi itu. Truk saya tiba-tiba terbakar! Siswa IPN biasanya berlatih memadamkan api lewat panel elektronik. Namun karena saya awam, truk saya terlalap api tanpa perlawanan. Sesi 'video game' pun berakhir.
Selain simulasi, kami juga dibawa melihat para siswa sedang memperbaiki truk tambang raksasa, Caterpillar tipe 777A. IPN memang memiliki fasilitas kelas dunia, termasuk trek jalur tambang outdoor untuk para siswa melakukan test drive truk tambang. Ada juga fasilitas terowongan buatan untuk pengeboran bawah tanah. Keren!
Masyarakat umum yang ingin mengunjungi IPN dan melihat fasilitasnya bisa menghubungi langsung PTFI. Mereka memang mengatur agenda kunjungan untuk para tamu.
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Desa dengan Hujan Abadi, Hampir Tak Pernah Melihat Matahari
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal