Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 22 Mei 2013 18:21 WIB

DESTINATIONS

Surga Barang Antik di Solo, Ya Pasar Triwindu

Dewi Kania
detikTravel
Potret salah satu pedagang Pasar Triwindu (Dewi/detikTravel)
Solo - Jika traveler sudah mengunjungi semua ikon destinasi wisata Solo, jangan lupa mampir sejenak ke Pasar Triwindu. Pasar ini menjual barang-barang antik dan mempunyai nilai seni yang tinggi.

Ketika berlibur ke Kota Solo beberapa waktu lalu, saya menginap di sebuah homestay yang berada di Kauman. Saya berbincang dengan Badru pemilik homestay tentang seluk beluk kota. Banyak pertanyaan yang saya lontarkan termasuk mengenai Pasar Triwindu ini, karena kebetulan saya tergolong penyuka barang-barang antik.

Akhirnya, saya membuat janji dengan Badru untuk datang ke pasar tersebut. Keesokan harinya, saya dan Badru pergi ke Pasar Triwindu sekaligus mengelilingi Kota Solo dengan bersepeda. Saat memasuki gerbang pasar, terlihat sepi dan belum terlihat barang-barang antik yang dipajang.

Sebelum memasuki pasar lebih dalam lagi, saya memotret terlebih dahulu bagian depan gerbang masuk pasar tersebut. Kemudian kami memarkir sepeda di tempat parkir khusus sepeda. Pasar Triwindu buka setiap hari Senin-Minggu mulai dari pukul 09.00-16.00 WIB.

Benar saja, baru akan menginjakkan kaki di pasar tersebut, mata saya sedikit tergoda melihat pajangan benda-benda antik. Barang-barang ini terpampang di toko.

Kami pun masuk ke bagian depan pasar dan disambut senyuman ramah dari para penjual toko. Saya diajak berkeliling pasar dan dijelaskan mengenai benda-benda antik itu oleh Badru.

Satu per satu kami memasuki toko, barang dagangan yang dipajang tak jauh berbeda. Traveler akan menemukan banyak barang-barang antik dan kuno mulai dari koleksi kerajinan logam, benda-benda keramik, batik kuno, topeng, aksesoris wanita sampai ke lukisan yang unik.

Walaupun banyak benda-benda antik yang terlihat berantakan, para pedagang menyusun rapi barang dagangannya agar pengunjung tetap nyaman berada di sana. Tak hanya saya yang merasa jatuh cinta ketika berada di sana. Banyak juga pengunjung lain yang juga membeli barang-barang antik tersebut untuk dibawa pulang. Namun, ada juga pengunjung lain yang singgah untuk memotret suasana dari berbagai sisi.

Saya juga sempat berbincang dengan salah satu pemilik toko. Saya bertanya darimana asal barang-barang itu. Ternyata, mereka mendapat barang-barang antik itu dari beberapa orang yang menjual barang kuno. Mereka juga mengambil barang itu dari beberapa pengrajin yan ada di Kota Solo.

Dijamin traveler akan jatuh cinta melihat barang-barang antik setelah masuk ke dalam pasar. Harga jual barang yang ditawarkan di pasar itu mulai dari Rp 500 sampai jutaan rupiah bercampur jadi satu. Tinggal sesuai selera Anda mau membeli barang yang disukai.

(ptr/ptr)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA