Selain kain tenun, mutiara juga menjadi oleh-oleh khas Lombok. Wisatawan pun berbondong-bondong memburunya untuk oleh-oleh. Tapi sebelum itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan.
"Mutiara yang bagus biasanya yang dijual di toko-toko mutiara dan mempunyai sertifikat," ujar karyawan Lia Pearl, Sudirman pada detikTravel dan rombongan Burufly di Jl Adisucipto no 17, Ampenan, Lombok, Kamis (4/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mutiara air laut, kerangnya itu hanya menghasilkan satu mutiara tiap 3 tahun. Kalau mutiara air tawar, satu kerang isinya lebih banyak," paar Sudirman.
Lalu, bagaimana mendapatkan mutiara yang berkualitas?
"Pertama digigit, kalau rasanya asin berarti dia asli mutiara air laut," ujar Sudirman.
Yang kedua, tak kalah penting. Sudirman menjelaskan, cara untuk tahu suatu mutiara berkualitas adalah dengan membakarnya dengan korek.
"Bakar saja dengan korek. Kalau melepuh berarti dia palsu," kata sudirman.
Ada banyak toko mutiara yang ada di Lombok. Tinggal pilih yang sesuai selera Anda bersertifikat. Harga muitiaranya pun berkisar dari Rp 100 ribu untuk yang paling murah dari mutiara air tawar, hingga Rp 75 juta yang paling mahal dari mutiara air laut.
"Kalau toko kita, garansinya seumur hidup," tutup Sudirman.
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bali Kehilangan Sawah, 3 Ribu Hektare Raib dalam 8 Tahun
Turis Belanda Tewas Ditusuk di Bali, Apakah Pulau Dewata Masih Aman bagi Wisatawan?