Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 08 Jul 2013 07:13 WIB

DESTINATIONS

Prancis? Bukan, Ini di Malaysia

Faela Shafa
detikTravel
Suasana saat malam hari (Shafa/detikTravel)
Pahang - Jika berwisata ke Pahang, Malaysia, turis akan menemukan suasana desa ala Prancis. Jalan berkelok dengan pepohonan di kiri kanan berujung pada gerbang sebuah desa bertema Prancis di Colmar Tropicale, Pahang, Malaysia.

Colmar Tropicale adalah resor bertemakan desa Prancis bernama Desa Colmar di Alsace. Bagian dari Berjaya Hill Resort ini memberikan suasana yang sungguh berbeda dibanding menginap di hotel-hotel lainnya di Malaysia.

Nuansa Melayu langsung tergantikan dengan atmosfer ala Eropa sesaat masuk ke dalam komplek penginapan. Alih-alih dibangun seperti hotel, penginapan ini dibuat berblok-blok. Jika dilihat, penginapan ini seperti deretan rumah.

Warna-warni pastel membalut semua bangunan di sana. Disempurnakan dengan tema khas Eropa seperti air mancur, lonceng di depan pintu, balkon berisi pot bunga dan menara di bagian depan. Setiap bangunan dilengkapi dengan restoran dan outlet makanan.

Total ada 235 kamar dan suite dengan 8 restoran, serta sebuah bar yang dilengkapi live music setiap malamnya. Saat siang, komplek resor ini dipenuhi dengan para tamu yang berjalan-jalan atau berfoto di sekeliling.

Nuansa Eropa ini didukung dengan udara yang dingin. Karena resor ini terletak di ketinggian 790 mdpl dan dikelilingi dengan perbukitan nan rimbun pepohonannya. Ditambah, musik ala Prancis kerap terdengar di area terbuka atau restoran yang ada di sana.

Di bagian bawah, ada kolam renang terbuka yang menghadap bukit. Belum puas mencari pemandangan indah, naik saja ke menara yang ada di bagian belakang komplek. Saat terbaik menikmati pemandangan dari atas sana adalah pagi atau malam hari.

Kala pagi, jangan lewatkan momen mentari menyentuh kawasan perbukitan yang masih terselimuti kabut. Sungguh pemandangan yang sangat indah. Saat malam pun tak kalah cantik. Nikmati kelip lampu di bawah bukit, dan bintang serta bulan di atas langit, dari menara tersebut.

Penginapan yang dibangun sejak tahun 2000 ini memaksimalkan diri dengan tema Eropa hingga desain di kamar. Lampu, tempat tidur, lemari, dinding, dan pilihan warna di kamar benar-benar akan membuat tamu serasa menginap dengan nuansa Eropa.

Resor ini kerap menjadi pilihan para pasangan yang baru menikah dan sedang menikmati bulan madu. Saat detikTravel menginap di sana, sempat beberapa kali dimintai tolong untuk mengabadikan foto para pasangan yang sedang dimabuk cinta itu. Meski begitu, beberapa rombongan keluarga juga terlihat menginap di sana. Suasana jadi semakin ramai dengan teriakan dan canda dari anak-anak yang berlari di sekeliling resor.

Namun sayangnya, fasilitasnya hanya terbilang cukup. Bagi kamar yang standar, ruangannya tidak terlalu luas. Di beberapa kamar pendingin ruangannya tidak terlalu dingin. Maka dari itu, ada kamar yang dilengkapi dengan kipas angin di langit-langit meski sudah ada pendingin ruangan.

Sisi baiknya, para karyawan yang bekerja di sini baik dan memuaskan. Mereka bisa dengan cepat memenuhi permintaan dari para tamunya, dengan pelayanan yang ramah dan hangat.

Untuk menginap di sini, harga per malamnya mulai dari RM 248 (Rp 818 ribu) hingga RM 595 (Rp 1,9 juta). Untuk Standart Room, harga per malamnya mulai dari RM 248-355 (Rp 818 ribu-1,1 juta). Harga per malam untuk Deluxe Room adalah dari RM 325-464 (Rp 1 juta-1,5 juta). Untuk Bedroom Room, mulai dari RM 365-522 (Rp 1,2 juta-1,7 juta). Terakhir, untuk Deluxe Suite, dihargai mulai RM 416-595 (Rp 1,3 juta-1,9 juta).

(shf/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA