Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 07 Mei 2022 05:01 WIB

DESTINATIONS

Jangan Main-main Makanya! Bule Telanjang di Pohon Sakral Bali Dideportasi

Sui Suadnyana
detikTravel
Bule Rusia Alina Fazleeva dan suaminya Amdrei Fazleev saat dihadirkan saat konferensi pers di rumah jabatan Gubernur Bali
Bule Rusia Alina Fazleeva dan suaminya Amdrei Fazleev saat dihadirkan saat konferensi pers di rumah jabatan Gubernur Bali. (Sui Suadnyana/detikcom)
Denpasar -

Warga negara asing (WNA) berkebangsaan Rusia bernama Alina Fazleeva (28) dan suaminya Amdrei Fazleev (33) dideportasi. Sebagai buntut foto pose telanjang di kayu putih dekat pura di Banjar Dinas Bayan, Desa Tua, Kabupaten Tabanan.

Foto telanjang di pohon sakral itu menjadi konsumsi publik setelah diunggah Alina di Instagramnya pada 3 Mei. Foto, yang diambil pada 1 Mei itu, itu menjadi viral pada 4 Mei 2022.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan dari hasil pemeriksaan, Alina terbukti melakukan kegiatan yang membahayakan ketertiban umum dan tidak menghormati peraturan yang berlaku.

"Mereka akan diberikan tindakan administratif keimigrasian berupa pendeportasian dan namanya dimasukkan dalam daftar tangkal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 75 ayat (1) Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian," kata Jamaruli saat konferensi pers di rumah jabatan Gubernur Bali, Jumat (6/5/2022).

Menurut Jamaruli, kedua WNA itu akan dideportasi dan dilarang masuk ke Indonesia selama enam bulan. Lama waktu tangkal selama enam bulan itu bisa saja dilakukan perpanjangan.

"(Ditangkal selama) 6 bulan tapi bisa diperpanjang kalau merasa perlu diperpanjang. Karena yang dilakukan ini (pose bugil di areal tempat suci), bisa saja kita perpanjang," Jamaruli menegaskan.

Lalu bagaimana nasib investasi yang dilakukan suami Alina sebagai investor salah satu perusahaan pakaian dan alat musik. Jamaruli menyebut investasi yang dilakukan mereka bisa diberikan kepada orang lain atau ditarik.

"Ya namanya orang bersalah ya terserah dia mau diapakan, apakah dia berikan ke orang lain, atau mungkin ditarik investasinya, bisa saja," kata Jamaruli.

***

Artikel selengkapnya tayang di detikBali, klik di sini.

Saksikan juga Viral: Steak Kelas Hotel Bintang Lima, Harga Kaki Lima

[Gambas:Video 20detik]



(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA