Sebesar 8,6% dari target kunjungan wisman tahun 2013 (9 juta wisman) adalah asal China. Sampai saat ini, jumlah turis china mencapai angka 634.000 dengan target 750.000.
Menjelang akhir tahun, prosentase tersebut diharapkan memenuhi target. Indonesia pun punya banyak cara menggaet turis China, salah satunya penerbangan langsung Indonesia-China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Association of Indonesia Travel Agent (ASITA) mengatakan, setidaknya ada 10 penerbangan langsung dari China hingga akhir tahun ini. Maskapai nasional Garuda punya beberapa direct flight ke kota-kota besar di China seperti Beijing dan Guangzhou yang terafiliasi dengan maskapai China yakni Xiamen Airlines.
November 2013, telah diluncurkan pula situs pariwisata Indonesia dalam bahasa Mandarin. Ini merupakan upaya untuk menggaet turis China ke Indonesia.
"Orang China itu jarang nonton TV. Mereka hanya menonton beberapa channel dalam negeri yang spesifik. Pemasangan iklan, seperti biasa, kurang berhasil," tutur Mari.
Destinasi yang ditawarkan tak hanya Bali, tapi juga Lombok, Sulawesi dan Ambon. Paket wisata seperti kapal pesiar dari Singapura ke Labuan Bajo juga akan segera diadakan.
"Kita akan menawarkan destinasi beyond Bali seperti Lombok, Sulawesi dengan adanya Wakatobi, dan Ambon," tambah Mari.
(/)












































Komentar Terbanyak
Tak Biasa, Pantai di Bantul Sepi Wisatawan Saat Libur Lebaran
Bule Swiss Ejek Nyepi di Bali, PHDI Buka Suara
Duh, Bule Hina Perayaan Nyepi di Bali Melalui Media Sosial