Senin (26/8/2013) siang, matahari bersinar terik di Kalimantan Tengah. detikTravel bersama rombongan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah menunggu sajian makan siang di atas perahu kelotok wisata. Kedatangan rombongan Kementerian Parekraf adalah dalam rangka destination management organization (DMO) Bimtek Local Working Group (LGW) bidang SDM dan Kemasyarakatan,
Perahu klotok ini memiliki dua geladak. Geladak yang bawah antara lain dugunakan untuk memasak dan beristirahat tamu. Sedangkan geladak atas bisa digunakan untuk duduk-duduk, makan, bahkan disulap menjadi area tidur para tamu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang asyik makan, tiba-tiba sosok berbulu cokelat kemerahan datang mendekat. Lalu, ciluk ba! Wajah hitam dengan sorot mata lugu bertatap-tatapan dengan kami. Aih rupanya orangutan ingin ikut makan siang bersama. Orangutan yang berjarak hanya sekitar 3 meter itu hanya bergelantung di pohon. Sesekali matanya merem.
Tak jauh dari orangutan, beberapa monyet ekor panjang juga terlihat. Wah makan siang kali itu 'sangat ramai'. Sambil makan beberapa kali para tamu menyempatkan untuk mengambil gambar monyet dan orangutan tersebut.
Entah karena lapar atau apa, tiba-tiba salah satu orangutan bersiap masuk ke perahu klotok. Mulutnya dimonyongkan sambil mengeluarkan suara desisan. Dengan sigap pemandu wisata dan awak perahu segera mengusir orang utan tersebut.
Salah seorang awak keluar sambil membawa termos berisi air panas. "Dia takut kalau kita bawa termos, dikiranya mau disiram air panas," ucap pria tersebut.
Untunglah semua makanan untuk makan siang sudah disikat habis, sehingga meja makan bisa segera dibereskan. Hmm jadi makan siang 'bersama' orangutan dan monyet itu menyenangkan sekaligus bikin deg-degan.
(/aff)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi