Siapa bilang diving hanya soal ikan dan koral? Di beberapa tempat, para diver bisa merasakan pengalaman menyelam yang tak biasa. Ada lokasi selam dengan air terjernih di dunia, sampai menyelam persis di atas atas gunung berapi bawah laut.
Mengutip CNN Travel, Kamis (14/11/2013), berikut 5 tempat ajaib untuk diving:
1. Patahan Silfra, Islandia
|
(CNN Travel)
|
Tapi yang membuat para diver 'mabuk kepayang' adalah kejernihan air di Patahan Silfra. Ini adalah perairan terjernih di dunia. Banyak penyelam yang mengatakan, mereka lupa akan kedalaman patahan ini dan bahkan mengalami vertigo.
Temperatur air di Patahan Silfra konstan sekitar 2-4 derajat Celcius. Air super jernih ini berasal dari gletser Gunung Hofsjokull di Islandia dan melewati banyak lapisan bebatuan sebelum sampai di Patahan Silfra. Saking jernihnya, air laut ini bahkan aman untuk diminum.
2. Pulau Yonaguni, Jepang
|
(CNN Travel)
|
Di perairan sekitar pulau ini terdapat reruntuhan misterius yang terkenal sebagai Yonaguni Monument. Keberadaan reruntuhan ini masih jadi misteri. Beberapa pihak percaya Yonaguni Monument adalah sisa-sisa kota yang hilang. Ada yang bilang tempat ini merupakan fenomena geologis, ada juga yang yakin kalau alien pernah menyisakan jejak di sini.
Bagaimanapun, Yonaguni Monument adalah peninggalan sejarah yang spektakuler. Dipercaya, reruntuhan ini berusia 5.000-8.000 tahun. Namun tak sembarang penyelam yang boleh diving di sini. Khusus profesional, karena arusnya cukup kencang.
3. Cancun, Meksiko
|
(CNN Travel)
|
Adalah Jason deCaires Taylor, pematung sekaligus penyelam asal Inggris yang membuat museum ini. Tiap patung dibuat dari bahan-bahan campuran yang memungkinkan koral tumbuh dari permukaannya.
4. Miami, Florida
|
(CNN Travel)
|
Ya, tempat ini memang adalah kuburan. Sebelum dikubur, jenazah dikremasi terlebih dahulu. Abu mereka kemudian dicampur dengan semen, pasir, dan air kemudian dibentuk sesuai keinginan mendiang. Hasil campuran tersebut kemudian ditaruh di dekat koral oleh para penyelam.
The Neptune Memorial Reef punya slogan 'creating life after life'. Hal itu karena koral dan ekosistem laut lainnya bisa tumbuh di batu-batu makam tersebut. Bolehlah tempat ini disebut 'Green Burial'.
5. Sangihe, Indonesia
|
(CNN Travel)
|
Di bawah lautnya terdapat gunung berapi aktif Banua Wuhu, yang mengeluarkan gelembung-gelembung belerang ke permukaan air. Banua Wuhu menjulang setinggi 400 meter dari dasar laut, dan hanya sekitar 5 meter dari permukaan air.
Meski gunung berapi, penyelam akan menemukan ekosistem bawah laut yang kaya di sini. Bebatuan berlapis belerang menjadi rumah bagi koral dan ikan warna-warni dan beberapa jenis hiu. Keren!
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong