Indonesia & 4 Tempat Ajaib Untuk Diving

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Keajaiban Alam

Indonesia & 4 Tempat Ajaib Untuk Diving

Sri Anindiati Nursastri - detikTravel
Kamis, 14 Nov 2013 15:10 WIB
Indonesia & 4 Tempat Ajaib Untuk Diving
Manado - Beda lokasi diving, beda lagi pengalaman yang dirasakan para penyelam. Beberapa spot diving di dunia menyuguhkan pengalaman yang ajaib. Salah satunya ada di Indonesia!

Siapa bilang diving hanya soal ikan dan koral? Di beberapa tempat, para diver bisa merasakan pengalaman menyelam yang tak biasa. Ada lokasi selam dengan air terjernih di dunia, sampai menyelam persis di atas atas gunung berapi bawah laut.

Mengutip CNN Travel, Kamis (14/11/2013), berikut 5 tempat ajaib untuk diving:

1. Patahan Silfra, Islandia

(CNN Travel)
Patahan Silfra adalah satu-satunya tempat Anda menyelam di 2 benua, antara Amerika Utara dengan Eurasia. Patahan berbentuk seperti gang ini melebar sekitar 2 cm tiap tahunnya.

Tapi yang membuat para diver 'mabuk kepayang' adalah kejernihan air di Patahan Silfra. Ini adalah perairan terjernih di dunia. Banyak penyelam yang mengatakan, mereka lupa akan kedalaman patahan ini dan bahkan mengalami vertigo.

Temperatur air di Patahan Silfra konstan sekitar 2-4 derajat Celcius. Air super jernih ini berasal dari gletser Gunung Hofsjokull di Islandia dan melewati banyak lapisan bebatuan sebelum sampai di Patahan Silfra. Saking jernihnya, air laut ini bahkan aman untuk diminum.

2. Pulau Yonaguni, Jepang

(CNN Travel)
Di bagian paling barat Jepang terdapat Kepulauan Yaeyama, yang jadi destinasi diving terkenal. Dari seluruh wilayah Yaeyama, Pulau Yonaguni menyuguhkan pengalaman diving paling seru untuk wisatawan.

Di perairan sekitar pulau ini terdapat reruntuhan misterius yang terkenal sebagai Yonaguni Monument. Keberadaan reruntuhan ini masih jadi misteri. Beberapa pihak percaya Yonaguni Monument adalah sisa-sisa kota yang hilang. Ada yang bilang tempat ini merupakan fenomena geologis, ada juga yang yakin kalau alien pernah menyisakan jejak di sini.

Bagaimanapun, Yonaguni Monument adalah peninggalan sejarah yang spektakuler. Dipercaya, reruntuhan ini berusia 5.000-8.000 tahun. Namun tak sembarang penyelam yang boleh diving di sini. Khusus profesional, karena arusnya cukup kencang.

3. Cancun, Meksiko

(CNN Travel)
Cobalah menyelami perairan biru jernih di Cancun, Meksiko. Traveler akan langsung dihadapkan dengan 403 patung berukuran manusia di bawah laut, dengan beragam bentuk dan ekspresi wajah. Inilah Museum of Underwater Modern Art, yang jadi sorotan di mata diver dunia.

Adalah Jason deCaires Taylor, pematung sekaligus penyelam asal Inggris yang membuat museum ini. Tiap patung dibuat dari bahan-bahan campuran yang memungkinkan koral tumbuh dari permukaannya.

4. Miami, Florida

(CNN Travel)
Apa rasanya menyelam ke kuburan bawah air? Pengalaman inilah yang bisa traveler dapatkan di perairan Miami, Florida. Nama tempatnya adalah The Neptune Memorial Reef.

Ya, tempat ini memang adalah kuburan. Sebelum dikubur, jenazah dikremasi terlebih dahulu. Abu mereka kemudian dicampur dengan semen, pasir, dan air kemudian dibentuk sesuai keinginan mendiang. Hasil campuran tersebut kemudian ditaruh di dekat koral oleh para penyelam.

The Neptune Memorial Reef punya slogan 'creating life after life'. Hal itu karena koral dan ekosistem laut lainnya bisa tumbuh di batu-batu makam tersebut. Bolehlah tempat ini disebut 'Green Burial'.

5. Sangihe, Indonesia

(CNN Travel)
Perairan Indonesia bagaikan surga bagi para diver. Raja Ampat, Bunaken, dan Derawan adalah beberapa spot diving yang terkenal. Tapi kalau mau merasakan pengalaman 'ajaib' saat diving, datanglah ke Pulau Mahangetan di Sangihe, Sulawesi Utara.

Di bawah lautnya terdapat gunung berapi aktif Banua Wuhu, yang mengeluarkan gelembung-gelembung belerang ke permukaan air. Banua Wuhu menjulang setinggi 400 meter dari dasar laut, dan hanya sekitar 5 meter dari permukaan air.

Meski gunung berapi, penyelam akan menemukan ekosistem bawah laut yang kaya di sini. Bebatuan berlapis belerang menjadi rumah bagi koral dan ikan warna-warni dan beberapa jenis hiu. Keren!
Halaman 2 dari 6
Patahan Silfra adalah satu-satunya tempat Anda menyelam di 2 benua, antara Amerika Utara dengan Eurasia. Patahan berbentuk seperti gang ini melebar sekitar 2 cm tiap tahunnya.

Tapi yang membuat para diver 'mabuk kepayang' adalah kejernihan air di Patahan Silfra. Ini adalah perairan terjernih di dunia. Banyak penyelam yang mengatakan, mereka lupa akan kedalaman patahan ini dan bahkan mengalami vertigo.

Temperatur air di Patahan Silfra konstan sekitar 2-4 derajat Celcius. Air super jernih ini berasal dari gletser Gunung Hofsjokull di Islandia dan melewati banyak lapisan bebatuan sebelum sampai di Patahan Silfra. Saking jernihnya, air laut ini bahkan aman untuk diminum.

Di bagian paling barat Jepang terdapat Kepulauan Yaeyama, yang jadi destinasi diving terkenal. Dari seluruh wilayah Yaeyama, Pulau Yonaguni menyuguhkan pengalaman diving paling seru untuk wisatawan.

Di perairan sekitar pulau ini terdapat reruntuhan misterius yang terkenal sebagai Yonaguni Monument. Keberadaan reruntuhan ini masih jadi misteri. Beberapa pihak percaya Yonaguni Monument adalah sisa-sisa kota yang hilang. Ada yang bilang tempat ini merupakan fenomena geologis, ada juga yang yakin kalau alien pernah menyisakan jejak di sini.

Bagaimanapun, Yonaguni Monument adalah peninggalan sejarah yang spektakuler. Dipercaya, reruntuhan ini berusia 5.000-8.000 tahun. Namun tak sembarang penyelam yang boleh diving di sini. Khusus profesional, karena arusnya cukup kencang.

Cobalah menyelami perairan biru jernih di Cancun, Meksiko. Traveler akan langsung dihadapkan dengan 403 patung berukuran manusia di bawah laut, dengan beragam bentuk dan ekspresi wajah. Inilah Museum of Underwater Modern Art, yang jadi sorotan di mata diver dunia.

Adalah Jason deCaires Taylor, pematung sekaligus penyelam asal Inggris yang membuat museum ini. Tiap patung dibuat dari bahan-bahan campuran yang memungkinkan koral tumbuh dari permukaannya.

Apa rasanya menyelam ke kuburan bawah air? Pengalaman inilah yang bisa traveler dapatkan di perairan Miami, Florida. Nama tempatnya adalah The Neptune Memorial Reef.

Ya, tempat ini memang adalah kuburan. Sebelum dikubur, jenazah dikremasi terlebih dahulu. Abu mereka kemudian dicampur dengan semen, pasir, dan air kemudian dibentuk sesuai keinginan mendiang. Hasil campuran tersebut kemudian ditaruh di dekat koral oleh para penyelam.

The Neptune Memorial Reef punya slogan 'creating life after life'. Hal itu karena koral dan ekosistem laut lainnya bisa tumbuh di batu-batu makam tersebut. Bolehlah tempat ini disebut 'Green Burial'.

Perairan Indonesia bagaikan surga bagi para diver. Raja Ampat, Bunaken, dan Derawan adalah beberapa spot diving yang terkenal. Tapi kalau mau merasakan pengalaman 'ajaib' saat diving, datanglah ke Pulau Mahangetan di Sangihe, Sulawesi Utara.

Di bawah lautnya terdapat gunung berapi aktif Banua Wuhu, yang mengeluarkan gelembung-gelembung belerang ke permukaan air. Banua Wuhu menjulang setinggi 400 meter dari dasar laut, dan hanya sekitar 5 meter dari permukaan air.

Meski gunung berapi, penyelam akan menemukan ekosistem bawah laut yang kaya di sini. Bebatuan berlapis belerang menjadi rumah bagi koral dan ikan warna-warni dan beberapa jenis hiu. Keren!

(sst/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads