Bali punya banyak spot diving, dari pesisir pantai sampai pulau-pulau di sekitarnya. Tapi ada 1 tempat spesial yang menarik banyak penyelam dari berbagai negara: Tulamben.
Tulamben adalah nama sebuah desa di Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Desa pesisir ini menghadap langsung ke laut di sebelah timur Pulau Dewata. Di sinilah terdapat bangkai kapal USAT Liberty, yang kini penuh biota laut dan terumbu karang aneka warna.
Dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (22/5/2014), USAT Liberty adalah nama kapal angkut tentara Angkatan Darat AS yang tenggelam usai terkena tembakan torpedo kapal selam Jepang. Ini terjadi pada tahun 1942, pada masa Perang Dunia II.
Kapal tersebut kemudian sengaja didamparkan di pantai berbatu Tulamben. Hingga pada 1963, Gunung Agung meletus dan aliran magma menekan kembali bangkai kapal tersebut ke lautan. Inilah hasilnya, bangkai kapal yang bisa dilihat meski hanya lewat snorkeling, karena berada pada kedalaman 3-29 meter di bawah permukaan laut.
Hampir tiap hari, ada saja penyelam dan traveler yang snorkeling di bangkai kapal ini. Panjang bangkai kapal 120 meter, sisi dek menghadap laut. Tak perlu naik kapal, karena bangkai kapal ini bisa dijangkau dengan berenang dari bibir pantai.
Bangkai kapal ini ditumbuhi terumbu karang, dan menjadi rumah bagi beragam spesies ikan. Ada ikan napoleon, barakuda, pari, juga beragam ikan koral. Traveler bisa mengagumi kecantikannya hanya dengan snorkeling, namun harus bisa diving jika ingin menjelajah ke dalamnya. Indah!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Kisah Siswa SD Viral di Salatiga, Piknik ke Jakarta Sewa Pesawat Garuda
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
Kesaksian Turis dalam Kejadian Penembakan di Situs Bersejarah Meksiko