Keraton Kasepuhan adalah satu dari 4 keraton di Cirebon. Wisatawan bisa berkunjung ke sini dengan membayar tiket Rp 20.000 untuk melihat isi istana dan aneka barang koleksinya yang menarik. Dihimpun detikTravel, Senin (4/8/2014) inilah 5 hal menarik yang ada di sana:
1. Kereta kerajaan tercanggih di zamannya
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Pada masanya, ini adalah kereta kerajaan paling canggih karena sudah dilengkapi dengan suspensi, shockbreaker, power steering dan keretanya bisa berbelok 90 derajat karena roda depannya bisa dikendalikan layaknya mobil. Kereta ini ditarik dengan 4 kerbau bule (albino).
Kereta Singa Barong memiliki duplikat di bagian belakang museum. Kereta duplikatnya itulah yang sering dibawa ke berbagai festival dan pameran.
2. Lukisan yang bisa 'melirik'
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Ada yang unik dari lukisan ini, mata Prabu Siliwangi akan selalu menatap pengunjung dimanapun mereka berdiri. Tidak hanya itu, posisi kaki kirinya akan selalu mengarah kepada pengunjung, dimanapun mereka berdiri. Kok bisa?
Menurut pemandu, lukisan ini dibuat dengan teknik melukis khusus, dimana bola mata digambarkan menatap lurus ke depan. Sehingga, efeknya agak seperti tiga dimensi dimana mata Prabu Siliwangi seolah menatap pengunjung dimanapun posisi mereka berdiri.
3. Ukiran kamasutra
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Ukiran kamasutra ini berada di dalam museum koleksi benda antik, di depan Museum Kereta Singa Barong. Letaknya ada di bagian paling ujung ruangan museum, dekat pintu keluar. Ukiran kamasutra ini dibuat oleh Panembahan Girilaya, salah satu sultan di Keraton Kasepuhan. Menurut pemandu, ini adalah bentuk pendidikan seksual di masa itu.
4. Singgasana raja
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Bangunan itu penuh dengan keramik China dan Eropa yang ditempelkan ke dinding. Wisatawan bisa masuk ke teras depan, namun ada batas tali sehingga tidak bisa sampai masuk ke ruang utama. Tapi dari posisi berdiri, kita bisa melihat aula utama di dalam keraton dengan singgasana sultan di bagian ujungnya.
Menurut pemandu, istana utama ini dibuka untuk umum pada saat tertentu, misalnya open house Idul Fitri. Keraton Kasepuhan saat ini dipimpin oleh PRA Arief Natadiningrat dengan gelar Sultan Sepuh XIV. Saat open house, warga dan wisatawan bisa bertemu langsung dengan sultan.
5. Tengkorak buaya putih
|
(Fitraya/detikTravel)
|
Buaya putih adalah hewan yang berkaitan erat dengan mistis di Cirebon. Sering disebutkan kalau buaya putih adalah siluman jadi-jadian yang menghuni Kali Krian. Betul atau tidak, yang jelas tengkorak buaya putih itu ada di museum.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica