8 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Buton (2)

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

8 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Buton (2)

Kurnia Yustiana - detikTravel
Selasa, 15 Des 2015 16:30 WIB
8 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Buton (2)
(Kurnia/detikTravel)
Buton - Kabupaten Buton di Sulawesi Tenggara punya banyak destinasi wisata keren yang bikin liburan makin seru. Dari sekian banyak tempat wisata, ada 8 tempat yang wajib dikunjungi.

Mulai dari Kampung Bajo yang unik hingga berbagai tempat wisata alam yang indah, bisa ditemukan di Kabupaten Buton dan sekitarnya. Disusun detikTravel, Selasa (15/12/2015), berikut 8 tempat wisata yang wajib dikunjungi saat liburan ke Buton bagian kedua:

5. Teluk Pasarwajo

(Kurnia/detikTravel)
Pesona alam bawah laut di perairan Buton tak kalah dengan Wakatobi. Jika ingin diving, salah satu titik penyelamannya ada di kawasan Teluk Pasarwajo, Kabupaten Buton. Banyak ikan dan terumbu karang berwarna-warni yang hidup sehat di sini.

Selama snorkeling dan diving traveler bisa bertemu dengan banyak ikan Mandarin yang cantik. Frogfish atau ikan kodok pun dapat ditemukan saat traveler diving. Ikan kodok begitu unik karena punya sirip yang mirip dengan kaki pendek, sehingga ikan tersebut seringkali disebut ikan berjalan.

6. Benteng Keraton Buton

(Kurnia/detikTravel)
Bergeser dari Kabupaten Buton, ada Kota Bau-bau yang menjadi lokasi dari Benteng Keraton Buton yang bersejarah dan unik. Bangunan ini tercatat dalam Guinness Book of Record dan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai benteng terbesar di dunia lho!

Benteng Keraton Buton didirikan sekitar abad ke-16 oleh sultan ketiga dari Kesultanan Buton. Batu gunung dan karang digunakan untuk membangun benteng ini. Untuk merekatkannya, konon bahan yang digunakan adalah kapur dan putih telur saja. Walaupun begitu, benteng tetap berdiri kokoh hingga sekarang.

Terdapat 12 pintu gerbang untuk masuk ke dalam benteng. Banyak sekali bangunan menarik yang bisa dilihat di komplek benteng ini, seperti Masjid Agung Wolio dan aula kesultanan.

7. Desa Wabula

(Kurnia/detikTravel)
Desa Wabula ada di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Desa di kawasan pesisir ini tampak cantik dan bersih, penduduknya pun ramah. Selama berkunjung ke desa, traveler bisa bersantai di pinggir pantai atau melihat wanita dari berbagai usia menenun kain Buton.

Hampir semua wanita di Desa Wabula memang terampil menenun sejak usia muda. Mereka biasanya menenun kain sejak siang hingga sore di rumah. Tak hanya di teras, kolong rumah panggung yang cukup tinggi pun seringkali dijadikan tempat untuk menenun.

8. Pantai Nirwana

(Shafa/detikTravel)
Alam bahari Pulau Buton memang indah. Kalau ingin berenang di pantai yang bersih dan super cantik, datanglah ke Pantai Nirwana. Pantai ini letaknya tak jauh dari bandara Bau-bau, kalau naik kendaraan bermotor bisa dicapai sekitar 5 menit.

Pemandangan pantai begitu aduhai dengan pasir putih bersih dan laut biru yang seakan memanggil untuk berenang. Bibir pantai juga landai, tanpa karang dan ombaknya tenang. Sehingga bisa bebas berenang tanpa takut luka tergores karang ataupun terseret ombak besar.
Halaman 2 dari 5
Pesona alam bawah laut di perairan Buton tak kalah dengan Wakatobi. Jika ingin diving, salah satu titik penyelamannya ada di kawasan Teluk Pasarwajo, Kabupaten Buton. Banyak ikan dan terumbu karang berwarna-warni yang hidup sehat di sini.

Selama snorkeling dan diving traveler bisa bertemu dengan banyak ikan Mandarin yang cantik. Frogfish atau ikan kodok pun dapat ditemukan saat traveler diving. Ikan kodok begitu unik karena punya sirip yang mirip dengan kaki pendek, sehingga ikan tersebut seringkali disebut ikan berjalan.

Bergeser dari Kabupaten Buton, ada Kota Bau-bau yang menjadi lokasi dari Benteng Keraton Buton yang bersejarah dan unik. Bangunan ini tercatat dalam Guinness Book of Record dan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai benteng terbesar di dunia lho!

Benteng Keraton Buton didirikan sekitar abad ke-16 oleh sultan ketiga dari Kesultanan Buton. Batu gunung dan karang digunakan untuk membangun benteng ini. Untuk merekatkannya, konon bahan yang digunakan adalah kapur dan putih telur saja. Walaupun begitu, benteng tetap berdiri kokoh hingga sekarang.

Terdapat 12 pintu gerbang untuk masuk ke dalam benteng. Banyak sekali bangunan menarik yang bisa dilihat di komplek benteng ini, seperti Masjid Agung Wolio dan aula kesultanan.

Desa Wabula ada di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton. Desa di kawasan pesisir ini tampak cantik dan bersih, penduduknya pun ramah. Selama berkunjung ke desa, traveler bisa bersantai di pinggir pantai atau melihat wanita dari berbagai usia menenun kain Buton.

Hampir semua wanita di Desa Wabula memang terampil menenun sejak usia muda. Mereka biasanya menenun kain sejak siang hingga sore di rumah. Tak hanya di teras, kolong rumah panggung yang cukup tinggi pun seringkali dijadikan tempat untuk menenun.

Alam bahari Pulau Buton memang indah. Kalau ingin berenang di pantai yang bersih dan super cantik, datanglah ke Pantai Nirwana. Pantai ini letaknya tak jauh dari bandara Bau-bau, kalau naik kendaraan bermotor bisa dicapai sekitar 5 menit.

Pemandangan pantai begitu aduhai dengan pasir putih bersih dan laut biru yang seakan memanggil untuk berenang. Bibir pantai juga landai, tanpa karang dan ombaknya tenang. Sehingga bisa bebas berenang tanpa takut luka tergores karang ataupun terseret ombak besar.

(rdy/rdy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads