Barang antik, tidak lekang dimakan zaman dan bisa bernilai tinggi. Itulah satu dari sekian banyak alasan yang membuat orang mengoleksi barang antik. Entah untuk dijual kembali atau untuk barang koleksi, nyatanya barang antik masih tetap dicari.
Di Solo, Pasar TriwinduΒ yang terletak di Jalan Diponegoro memang menjadi sentra barang antik sekaligus sebagai salah satu tempat wisata. Tidak sedikit kolektor hingga wisatawan lokal dan asing yang datang ke Pasar Triwindu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai variasi barang antik (Randy/detikTravel) |
Dari bagian luar pasar saja, sudah tampak sejumlah pendagang barang antik yang berjajar rapi menjajakan barang dagangannya. Mulai dari gantungan lampu kuno khas Belanda hingga tongkat dan keris, sebagian dari berbagai barang antik yang ada di Pasar Triwindu.
Dibandingkan dengan Jalan Surabaya di Jakarta, Pasar Triwindu berukuran lebih besar dan memiliki dua tingkat. Koleksi barang juga bervariasi secara harga dan jenis. Malah Anda juga bisa menjumpai barang baru yang ditata bersama barang antik. Intinya butuh kejelian.
Papan nama antik (Randy/detikTravel) |
Ketika detikTravel berkunjung ke Pasar Triwindu Minggu kemarin (10/1/2016) tampak sejumlah wisatan lokal dan asing yang hilir mudik di Pasar Triwindu. Tampak sepasang turis asing sibuk melihat barang sambil memotret pasar, serta wisatawan lokal yang berkeliling sambil membawa kamera.
Para pedagang pun terlihat santai sambil menjaga barang jualan. Tidak jarang senyum manis dan sapaan menghampiri saya dan setiap orang yang berkeliling. Jadi selain bisa melihat dan membeli barang antik, Anda juga akan disuguhkan keramahtamahan khas Solo yang sangat spesial.
Pada akhirnya, sebuah teko teh berbahan metal pun saya bawa pulang sebagai oleh-oleh bagi ayah yang suka ngeteh di rumah. Jika Anda berkunjung ke Solo nanti, sempatkan untuk melihat barang antik di Pasar Triwindu. Ada lebih dari sekedar barang antik di sana.
Lokasinya di Jalan Diponegoro (Randy/detikTravel) |












































Berbagai variasi barang antik (Randy/detikTravel)
Papan nama antik (Randy/detikTravel)
Lokasinya di Jalan Diponegoro (Randy/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas