Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 24 Mar 2016 14:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Luweng Sampang, Grand Canyon Ala Gunungkidul

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Foto: Instagram/Rizki Abdirahman
Foto: Instagram/Rizki Abdirahman

FOKUS BERITA

Sisi Lain Yogyakarta
Gunungkidul - Gunungkidul punya pantai yang cantik, namun traveler mesti tahu juga Luweng Sampang. Inilah Grand Canyon ala Gunungkidul yang jadi sisi lain DI Yogyakarta.

Luweng Sampang adalah sebuah air terjun yang memiliki karakteristik batuan yang sekilas mirip dengan Grand Canyon dari AS. Batuannya terkena erosi air dan memiliki lapisan batuan yang bergaris-garis.

Menurut informasi yang dihimpun detikTravel dari berbagai sumber, kamis (24/3/2016), Air Terjun Luweng Sampang ini terletak di Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul. Dinamakan Luweng Sampang karena Luweng dalam bahasa Jawa berarti Lubang dan Sampang karena lokasinya berada di desa bernama Sampang.

Meski bentuknya mirip dengan Grand Canyon namun tidak serta merta bisa dibandingkan satu sama lain, karena Grand Canyon di AS ukurannya jauh lebih besar daripada Luweng Sampang. Tinggi air terjun cantik ini ternyata terhitung cukup pendek, hanya sekitar 5 meter saja.


(Instagram/Rahmayati Daud)

Namun karena karakteristiknya yang unik, membuat traveler selalu mendatangi air terjun Luweng Sampang untuk bermain air, tak lupa pula berfoto narsis, serta mengabadikan kecantikan air terjun ini dalam akun sosial media mereka.

Mungkin ketika pertama kali traveler berkunjung ke sana, pasti akan sedikit bingung karena kurangnya papan penunjuk jalan yang jelas. Tapi jangan khawatir, tinggal bertanya saja ke penduduk setempat pasti akan diberitahu arah yang jelas menuju ke lokasi Air Terjun Luweng Sampang.

Ada pula cerita menarik dari balik kecantikan Air Terjun Luweng Sampang. Menurut penduduk sekitar, Sunan Kalijaga, salah satu anggota Wali Songo, dahulu menjadikan kawasan air terjun ini sebagai lokasi semedi atau bertapa untuk mencari pencerahan.


(Instagram/Fajar Tri Purnama)

Terlepas dari cerita rakyat tersebut, Air Terjun Luweng Sampang tetaplah menyimpan pesona yang sayang untuk traveler lewatkan. Apalagi masih jarang wisatawan yang datang ke sini, sehingga masih belum terlalu ramai seperti destinasi wisata lainnya.

Untuk waktu terbaik mengunjungi Air Terjun Luweng Sampang disarankan saat musim penghujan karena debit air terjun yang jatuh akan makin deras dan semakin menambah kecantikannya. Namun jangan lupa menjaga keselamatan, karena saat hujan otomatis bebatuan akan jadi licin dan bisa membuat traveler terpeleset. Yuk main air ke Luweng Sampang!


(Instagram/@Onyonarf) (sst/sst)

FOKUS BERITA

Sisi Lain Yogyakarta
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED