Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memang tak ada habisnya untuk dieksplore. Setiap sudut di Lombok ada saja keunikannya.
Salah satu yang unik ketika kita memasuki kawasan Desa Pusuk di perbatasan antara Lombok Barat dan Lombok Utara. Di sana, setelah memasuki gerbang selamat datang di Lombok Utara, ada beberapa monyet yang sudah menanti kita di pinggir jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Yudhistira/detikTravel)
Karena monyet-monyet sangat senang bila ada pengunjung yang membawa makanan tersebut. detikTravel siang ini, Jumat (29/4/2016) berkesempatan mengunjungi Monkey Forest. Saat tiba di lokasi, puluhan monyet sedang asyik menikmati bungkusan makanan yang diberikan pengunjung.
Sebagian lagi ada yang betah berduaan sambil mencari kutu. Monyet-monyet ini memang sengaja dibiarkan hidup di alam liar. Tanpa ada pagar pembatas agar keaslian habitatnya terjaga.
Saat detikTravel mengelus salah satu monyet, monyet tersebut tampak menikmati. Mereka sangat baik. Namun Anda harus selalu berhati-hati.
(Yudhistira/detikTravel)
Bagi Anda yang membawa tas, disarankan resletingnya diposisikan di tempat yang tidak diketahui oleh monyet. Karena ditakutkan bila tak hati-hati, isi di dalam tas akan diobrak-abrik.
Tempat Monkey Forest ini juga menghadap langsung ke tiga Gili. Gili Air, Trawangan, dan Gili Namo. Bagi Anda yang suka berfoto ria, tempat ini juga jadi spot terbaik.
Dari Kota Mataram menuju ke lokasi hanya satu jam. Selesai ke Monkey Forest, Anda juga bisa beristirahat di Pusuk Pass. Mirip Puncak Pass.
(yds/shf)












































Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
DPR Beberkan Biang Keladi Harga Tiket Pesawat Domestik di Indonesia Mahal