Bertemu Thaba, Bayi Macan Tutul Afrika yang Lucu di Prigen
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bertemu Thaba, Bayi Macan Tutul Afrika yang Lucu di Prigen

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Senin, 16 Mei 2016 18:50 WIB
Bertemu Thaba, Bayi Macan Tutul Afrika yang Lucu di Prigen
Thaba, bayi Macan Tutul Afrika milik Taman Safari Indonesia II Prigen (Wahyu/detikTravel)
Prigen - Taman Safari Indonesia II di Prigen, Pasuruan punya tambahan koleksi bayi macan tutul Afrika bernama Thaba. Bayi jantan berumur 6 bulan ini sungguh lucu, imut, dan menggemaskan!

Thaba adalah bayi Macan Tutul Afrika yang lahir dari indukan bernama Jalu dan Hely. Thaba lahir pada 27 Oktober 2015 silam. Thaba menjadi bukti nyata keberhasilan Taman Safari Prigen dalam hal konservasi, serta pengembang biakan satwa yang statusnya sudah langka dan terancam punah.

detikTravel bersama dengan rombongan media berjumpa dengan Thaba saat mengunjungi kawasan Rumah Sakit Hewan di Taman Safari Indonesia II Prigen, sekitar 2 minggu yang lalu. Thaba saat ini memang masih dalam pengawasan pengasuhnya yaitu Hannely van der Merwe, dokter hewan yang sudah sangat berpengalaman dalam merawat satwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bayi African Leopard yang lahir di Taman Safari. Namanya Thaba. Dalam bahasa Afrika, Thaba berarti peak of mountain, puncak gunung. Dia berjenis kelamin jantan, usianya sekitar 6 bulan," ujar Hannely dalam Bahasa Inggris kepada detikTravel.


Thaba bermain bersama Hannely (Wahyu/detikTravel)

Thaba belum bisa disatukan dengan induknya. Itu dikarenakan kondisinya yang masih belum cukup kuat. Dikhawatirkan Thaba tidak mampu bertahan hidup bila disatukan dengan orang tuanya. Meski masih dirawat terpisah, Thaba tetap mendapat ASI (Air Susu Induk), serta asupan gizi yang sangat tercukupi.

Tingkah polah Thaba pun cukup aktif. Dia suka berlari kesana kemari. Sebagai anak-anak, Thaba juga senang bermain. Oleh keepernya, Thaba digoda dengan menggunakan karung goni. Setiap karung goni digerakkan dan dibawa lari keepernya, Thaba pun mengejarnya dengan senang, seperti mendapat mainan baru.

Beberapa kali Thaba juga mengajak main rombongan detikTravel yang datang menjenguknya. Dia menabrak salah satu dari kami, dan berusaha menggaruk-garuk dengan menggunakan kukunya. Thaba juga sempat loncat dan duduk di pangkuan salah seorang teman detikTravel. Meski Thaba tampak senang, tetapi tidak dengan rekan detikTravel yang terlihat ketakutan.

"Jangan bergerak tiba-tiba, atau lari, usahakan diam saja ketika Thaba menghampiri kalian. Dia cuma ingin bermain-main. Jangan takut, tenang saja," perintah Hannely.


Thaba naik ke pangkuan salah seorang rekan wartawan dari Surabaya (Wahyu/detikTravel)

Meski terlihat imut-imut, namun traveler perlu tetap waspada dengan Thaba karena bagaimanapun juga Thaba tetaplah satwa liar yang masih punya insting untuk berburu dan membunuh mangsanya. Selain itu, traveler juga mesti waspada dengan kuku dan gigi Thaba yang sangat tajam.

"Kamu harus tetap hati-hati, Thaba punya gigi dan kuku yang tajam. Setelah berusia 9 bulan, gigi bayinya akan tanggal dan menyisakan gigi yang sangat tajam," terang Hannely.

Traveler yang penasaran dengan Thaba bisa berkunjung ke Taman Safari Indonesia II di Prigen, Pasuruan, Jawa Timur. Namun harap bersabar, Thaba belum bisa ditemui dalam waktu dekat ini. Tunggu sampai saatnya tiba, maka traveler bisa berjumpa dengan Thaba, si macan tutul yang imut dan menggemaskan ini


Thaba aktif berlarian kesana kemari (Wahyu/detikTravel)

(wsw/wsw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads