Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Sep 2016 18:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Perbandingan Jembatan Eco Skywalk di Jakarta Barat & Helix di Singapura

Kurnia Yustiana
detikTravel
Foto: Jembatan Eco Skywalk yang belum lama ini diresmikan (Randy/detikTravel)
Foto: Jembatan Eco Skywalk yang belum lama ini diresmikan (Randy/detikTravel)
Jakarta - Jembatan Helix di Singapura terkenal dengan bentuk yang keren dan fotogenik. Baru-baru ini, Jakarta juga ada jembatan yang tak kalah keren yaitu Eco Skywalk.

Di area Mal Central Park, Jakarta Barat belum lama ini diresmikan Jembatan Eco Skywalk yang menjadi penghubung menuju Mal Neo Soho. detikTravel berkunjung ke sana Minggu (11/9/2016) malam.

Eco Skywalk yang merupakan jembatan pejalan kaki ini baru dibuka untuk umum sekitar hari Jumat (9/9) kemarin. Jembatan semi terbuka dengan rangka luar melingkar itu dibuat sepanjang 250 meter, dengan berhias lampu-lampu melingkar yang tampak gemerlap di malam hari.

Jembatan Eco Skywalk dengan bagian luar yang tampak melingkar (Randy/detikTravel)Jembatan Eco Skywalk dengan bagian luar yang tampak melingkar (Randy/detikTravel)
Asyiknya lagi, di area jembatan disediakan tempat untuk duduk-duduk santai. Lokasinya tepat sebelum pintu masuk Neo Soho. Sambil bersantai, traveler bisa menikmati pemandangan indah di sekitar Podomoro City, view mall Central Park dan mobil yang lalu lalang pun terlihat di kejauhan.

Eco Skywalk segera menjadi spot foto favorit baru buat traveler. Foto-foto kerennya jembatan ini juga sudah banyak beredar di internet dan jadi rekomendasi tempat wisata baru di ibukota.

Jembatan yang tampak cantik di malam hari (Randy/detikTravel)Jembatan yang tampak cantik di malam hari (Randy/detikTravel)


Tak kalah keren dengan Jembatan Helix di Singapura

Jembatan Eco Skywalk di Jakarta Barat itu sekilas mirip dengan Jembatan Helix di Singapura yang telah lebih dahulu diresmikan tahun 2010. Helix, yang juga merupakan pejalan kaki, menghubungkan antara Marina Centre dengan Marina South di area Marina Bay.

Bedanya, Jembatan Helix lebih panjang dari Eco Skywalk yaitu 300 meter. Bentuk luarnya juga agak berbeda, rangka luar Helix tampak dipenuhi lengkungan.

Jembatan didesain bersama oleh arsitek dari Cox Architecture dan insinyur Arup Australia, serta Arsitek 61 Singapura. Desainnya memang terinspirasi dari lengkungan struktur DNA.

Jembatan Helix (Thinkstock)Jembatan Helix (Thinkstock)
Meskipun tak ada banyak tempat duduk seperti Eco Skywalk, di Helix tersedia sejumlah spot foto khusus untuk mengabadikan bagian dalam maupun view di luar jembatan. Dari jembatan tersebut tampak indahnya Marina Bay, Singapore Flyer hingga ArtScience Museum.

Pastinya, kedua jembatan di atas sama-sama asyik untuk dinikmati. Apalagi buat berfoto selfie ataupun ramai-ramai bersama sahabat.

Jembatan untuk pejalan kaki (Thinkstock)Jembatan untuk pejalan kaki (Thinkstock)
(krn/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA