Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 24 Jan 2017 16:10 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Megahnya Istana Siak yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Wahyu Setyo Widodo
detikTravel
Istana Siak Sri Indrapura yang megah (Wahyu/detikTravel)
Istana Siak Sri Indrapura yang megah (Wahyu/detikTravel)
Siak - Kesultanan Siak Sri Indrapura pernah jaya di masanya. Bukti kejayaan tersebut bisa traveler lihat di Istana Asherayah Al Hasyimiyah yang sangat megah.

Kesultanan Siak Sri Indrapura berdiri di tepian Sungai Siak, Riau. Pusat pemerintahannya berada di Istana Asherayah Hasyimiyah yang demikian megah. Berdiri di atas lahan seluas 32 ribu meter persegi, istana ini dibangun pada tahun 1889 dan selesai 1893.

detikTravel berkunjung ke istana ini pekan lalu dalam rangka Famtrip Pesonna Hotel Pekanbaru dan menjelajahi setiap sudutnya yang megah. Arsitektur bangunan ini perpaduan antara Eropa dan Timur Tengah. Sekilas melihat, Istana Siak ini mirip dengan bangunan-bangunan yang ada di Kota Marakesh, Maroko.

Dari luar, istana ini dihiasi oleh taman yang hijau serta tanaman bunga yang sejuk dilihat. Untuk masuk ke dalam, traveler harus membayar tiket masuk terlebih dahulu sebesar Rp 3.000 untuk dewasa, Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk turis asing.

Ruang adat istana, tempat para pemuka adat berdialog (Wahyu/detikTravel)Ruang adat istana, tempat para pemuka adat berdialog (Wahyu/detikTravel)


Melangkah ke bagian dalam, traveler diwajibkan mencopot sepatu. Dengan ditemani seorang pemandu bernama Sukri, kami diajak memasuki bagian-bagian istana satu demi satu.

"Ada beberapa ruangan di Istana Siak. Ruang Adat, Ruang Gading, Ruang Kristal, Ruang Tamu Sultan, Ruang Inap, dan juga Ruang Belakang," terang Sukri.

Masing-masing ruangan yang disebutkan Sukri itu dihiasi oleh ornamen-ornamen yang berkesan mewah. Semua benda-benda peninggalan tersimpan rapi di dalam lemari kaca. Dari mulai alat makan sultan, hingga piring-piring yang ditempeli cap stempel kerajaan.

Semua benda-benda di Istana Siak ini didatangkan dari Benua Eropa. Dari mulai sendok-garpu yang berasal dari Jerman, gelas-gelas dari Prancis, dan masih banyak lagi yang lainnya. Butuh waktu berbulan-bulan untuk mendatangkan barang-barang ini, terutama karena transportasi di zaman itu yang masih belum sebaik sekarang.
Ruang tempat sultan menerima tamu (Wahyu/detikTravel)Ruang tempat sultan menerima tamu (Wahyu/detikTravel)


Melangkah ke ruang tamu sultan, kesan megah langsung terasa. Meja panjang serta kursi-kursi tamu masih tertata rapi. Tepat di ujung meja terdapat singgasana sultan yang dilindungi kotak kaca. Singgasana ini berlapis emas dan tampak mencolok dibandingkan kursi lainnya.

Di ruang gading dan kristal, barang-barang yang ada di sana lebih mewah lagi. Ada replika mahkota sultan yang berlapis emas dan bertahtakan berlian, serta berbagai cinderamata pemberian dari Kaisar China, serta kepala negara negara sahabat Kesultanan Siak lainnya.

Mewahnya ruang di Istana Siak ini (Wahyu/detikTravel)Mewahnya ruang di Istana Siak ini (Wahyu/detikTravel)


Melangkah ke lantai 2 bangunan Istana Siak, kita akan disambut dengan tangga berputar yang sangat mewah. Ada 2 buah tangga di istana. Tangga ini didatangkan dari Belanda. Ornamen penghiasnya benar-benar membuatnya makin indah.

Di lantai 2 Istana, terdapat ruang untuk menginap bagi tamu-tamu kerajaan. Tercatat tamu utusan dari beberapa kerajaan tetangga pernah datang dan dipersilakan menginap di sini.

Tangga untuk menuju lantai 2 istana (Wahyu/detikTravel)Tangga untuk menuju lantai 2 istana (Wahyu/detikTravel) Foto: Wahyu Setyo Widodo


Di lantai 2 ini kita juga bisa melihat aneka memorabilia, baik itu foto-foto keluarga, patung, maupun benda-benda kenangan yang pernah dimiliki oleh Sultan Siak. Bahkan tersimpan pula pedang, rompi anti peluru, hingga sepetu permaisuri di ruangan ini.

Menjelajahi Istana Siak benar-benar membuka mata kita akan betapa kayanya kerajaan-kerajaan yang berkuasa di Indonesia di zaman dahulu. Meski sekarang kerajaan-kerajaan ini sudah tidak ada lagi, namun kejayaannya masih patut untuk kita kenang sampai sekarang. Istana Siak buka dari jam 09.00 pagi hingga 16.00 WIB.

Wisatawan bisa berkunjung ke Istana Siak (Wahyu/detikTravel)Wisatawan bisa berkunjung ke Istana Siak (Wahyu/detikTravel)
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Sebuah Ngambek yang Indah

Minggu, 09 Des 2018 22:55 WIB

Keindahan alam Indonesia memang tidak ada habisnya untuk diceritakan. Salah satunya yang mungkin jarang terdengar dan namanya pun unik, air terjun Ngambek.