Gelaran malam mingguan aktualisasi seni dan budaya, Banyuwangi Weekend 2017, kembali digelar oleh Pemkab Banyuwangi. Meski disertai hujan rintik, namun tak menyurutkan semangat masyarakat dan wisatawan menyaksikan berbagai seni dan budaya asli Banyuwangi, di RTH Taman Blambangan.
Ajang sebagai wadah tampilnya sanggar tari, kelompok seni dan budaya Banyuwangi ini sudah berturut-turut digelar 5 tahunan lebih. Setiap malam minggu, mereka tampil menghibur masyarakat dan wisatawan yang singgah di Banyuwangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bupati Anas, tampilnya sanggar tari, kelompok seni dan budaya ini sedikit banyak memberikan promosi gratis bagi mereka. "Ini promosi gratis bagi pelaku seni. Mereka bisa menerima 'tanggapan' setelah tampil disini. Dan sepanjang tahun kita gunakan jasa mereka dalam berbagai ajang Banyuwangi Festival secara bergiliran," tambahnya.
Banyuwangi Weekend 2017 perdana ini, menampilkan Sanggar Tari Sayu Gringsing dengan berbagai tampilan tarinya. Diantaranya Jakripah, Gandrung Marsan dan Jaran Goyang. Tak hanya itu saja, penampilan Barong Kumbo dari Sanggar Barong Wongso Kenongo juga sangat menghibur. Diakhir penampilan, masyarakat dan wisatawan dihibur lawak lokal Banyuwangi.
Foto: Ardian Fanani/detikTravel |
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, MY. Bramuda menambahkan, agenda kegiatan aktualisasi seni dan budaya Banyuwangi sudah terjadwal selama setahun.
"Sudah terjadwal semua. Ini sebagai perlengkapan hiburan wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Ini dibiayai APBD 2017, total sekitar Rp 800 juta," tambahnya.
Salah satu wisatawan asal Jakarta, Rully mengaku terhibur dengan suguhan Banyuwangi Weekend 2017 ini. Tari-tarian dan sajian musik cukup menghibur dirinya dan bersama rekannya saat berlibur di Banyuwangi.
"Habis dari Pulau Merah kita keliling kota dan lihat acara ini. Sangat menghibur sekali. Setelah penat ada hiburan tari-tarian dan musik. Pemkab Banyuwangi memang top untuk wisata dan hiburannya," ujarnya. (msl/msl)











































Foto: Ardian Fanani/detikTravel
Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar