Masjid yang dibangun di tepi sebuah kolam itu jika dilihat dari kejauhan bak mengapung di atas air. Desain minimalis yang menonjolkan atap khas rumah-rumah Jawa kuno menjadi penegas masjid dengan bangunan-bangunan di sekitarnya.
Bernama Baitul Maslahah, masjid yang berada di Kompleks Perkantoran Pemkab Pasuruan, Desa Raci, Kecamatan Bangil ini tampak menawan. Melihatnya dari kejauhan rasanya tak cukup. Hasrat hati ingin mendekati. Hawa sejuk dan perasaan nyaman dan tenang menyambut detikTravel yang datang ke masjid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: (Muhajir Arifin/detikTravel) |
Masjid yang baru diresmikan Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf beberapa hari lalu ini memang sengaja dibangun untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pegawai dan warga beribadah. Selain itu, pembangunan masjid yang dirancang sedemikian rupa merupakan bagian dari optimalisasi pelayanan publik.
Warga yang mengurus administrasi atau keperluan lain di kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga bisa nyaman saat beribadah atau beristirahat saat menunggu.
Irsyad Yusuf bahkan mengharapkan masjid tersebut jadi tujuan baru selain destinasi wisata religi lainnya, seperti Masjid Cheng Ho dan makam-makam Auliya.
"Kalau mau berwisata masjid apung, ke kantor Raci saja. Saya sudah merasakan salat Jumat di sana, luar biasanya nyaman dan tenang," kata Irsyad Yusuf atau Gus Irsyad, Senin (20/2/2017).
Foto: (Muhajir Arifin/detikTravel) |
Gur Irsyad mempersilahkan warga untuk memanfaatkan masjid tersebut untuk beribadah sekaligus berekreasi. "Silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pembangunan masjid itu dari uang rakyat," terangnya.
Pembangunan masjid tersebut bagian dari pemindahan kantor-kantor OPD ke Kompleks Perkantoran Raci. Seiring ditetapkannya Bangil sebagai Ibu Kota Kabupaten Pasuruan, seluruh kantor OPD akan dipindahkan ke wilayah itu. Saat ini sudah 90 persen kantor OPD berada di Bangil. (krn/krn)












































Foto: (Muhajir Arifin/detikTravel)
Foto: (Muhajir Arifin/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?