Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 09 Ags 2017 19:05 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kembaran Danau Toba di Kalimantan

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Danau Lait di Sanggau, Kalimantan Barat (Zaki/20detik)
Danau Lait di Sanggau, Kalimantan Barat (Zaki/20detik)
Sanggau - Kalau di Sumut ada Danau Toba, di Sanggau ada Danau Lait. Danau ini begitu cantik, namun lokasinya bisa dibilang agak tersembunyi.

Jelajah pariwisata Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, seakan tak ada habisnya. detikTravel bersama tim Tapal Batas detikcom menjelajahi keindahan berbagai sisi kabupaten yang berbatasan dengan Malaysia ini pada 13-19 Juli 2017 lalu.

Salah satu destinasi yang kami tuju adalah Danau Lait. Danau ini luasnya sekitar 800 hektar dengan kedalaman kurang lebih 4,5 meter. Kabarnya di sana juga ada wisata menyusuri danau naik sampan. Wah, langsung terbayang seperti apa serunya wisata ke Danau Lait.

(Zaki/20detik)(Zaki/20detik)


Setelah menikmati wisata Jembatan Tayan dan menyusuri Sungai Kapuas, kami langsung menuju Danau Lait. Dari Jembatan Tayan menuju Danau Lait jaraknya sekitar 43,6 km, dengan perkiraan waktu sekitar 1 jam.

Kami mengikuti peta di ponsel yang mengarahkan berbelok ke kiri dari jalan utama yang menuju Pontianak. Setelah berbelok, jalanan tak lagi aspal melainkan masih tanah. Kanan kirinya hutan dengan beberapa sisi juga terdapat perkebunan sawit.

BACA JUGA: Cerita Patung Bunda Maria di Balik Air Terjun Sanggau

Tak ada tanda-tanda arah menuju Danau Lait. Setelah berkendara hampir 1,5 jam kami bertemu pertigaan, dengan sebuah tanda panah yang tercetak di kertas, dilaminating dan ditempel di sisi kanan jalan. Namun memang kurang jelas panah itu mengarah lurus atau belok kanan.

Kami penasaran sebenarnya di manakah arah ke Danau Lait. Karena sekilas terlihat danau yang luas di kejauhan. Akhirnya kami menerbangkan drone untuk mencari jalan mana yang bisa membawa ke tepian danau.

(Rachman Haryanto/detikTravel)(Rachman Haryanto/detikTravel)


Dari drone terlihat ada danau yang begitu luas dengan sejumlah pulau-pulau kecil hijau yang dekat dengan tepian. Tampak secercah jalanan yang mungkin dapat kami lewati menuju ke danau. Kami pun akhirnya mencoba belok kanan tapi ternyata hasilnya nihil.

Kemudian kami kembali ke pertigaan dan mencoba jalan lurus. Sempat bertanya ke orang yang lewat dan mereka juga mengarahkan untuk lurus terus mengikuti jalan. Memang benar di jalan Danau Lait sempat terlihat lagi dan kali ini lebih dekat. Namun kami memang berniat benar-benar mencari tepiannya dan merasakan langsung aktivitas wisata danau.

(Rachman Haryanto/detikTravel)(Rachman Haryanto/detikTravel)

Terus maju, kami tiba di pertigaan lainnya yang juga masih jalan tanah. Di pinggir jalan tertulis kalau itu merupakan jalan yang dibuka dari Desa Subah ke Danau Lait dengan panjang 1,1 km.

Kami belok ke jalan tersebut hingga ujung, parkir mobil di tepi jalan karena di depan tanahnya becek dan tak bisa lagi dilewati kendaraan roda empat. Lanjut berjalan kaki hingga di depan mata tampak semacam muara kecil yang semakin jauh semakin tertutup dengan rumput dan tanaman lainnya. Dari sana sudah tidak bisa ke mana-mana lagi.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)


Langit sudah semakin gelap, penerangan hanya bergantung dari lampu kendaraan. Kami pun akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Pontianak saja. Tampaknya kami memang belum beruntung untuk menjajal langsung wisata Danau Lait.

Potret Danau Lait dari udara (Zaki/20detik)Potret Danau Lait dari udara (Zaki/20detik)


Tapi tak apa, paling tidak sudah melihatnya langsung walau dari kejauhan dan lewat drone. Semoga di lain waktu bisa kembali ke Danau Lait dan benar-benar merasakan wisata di sana.

Simak terus cerita jelajah Kabupaten Sanggau termasuk kawasan Entikong di Tapal Batas detikcom! (krn/wsw)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED