Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Sep 2017 11:55 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Sudah Tahu? Flying Fox Terpanjang se-Asia Tenggara di Gunungkidul

Usman Hadi
detikTravel
Foto: Flying Fox Mertelu terletak di kawasan Green Village Gedangsari, Gunungkidul (Usman Hadi/detikTravel)
Foto: Flying Fox Mertelu terletak di kawasan Green Village Gedangsari, Gunungkidul (Usman Hadi/detikTravel)

FOKUS BERITA

Main Flying Fox Yuk!
Gunungkidul - Kabupaten Gunungkidul kini punya destinasi wisata baru. Ada Flying Fox Mertelu yang disebut-sebut menjadi salah satu yang terpanjang di Asia Tenggara.

Flying Fox Mertelu terletak di kawasan Green Village Gedangsari, Gunungkidul. Flying fox ini memiliki panjang lintasan 625 meter. Dengan lintasan sepanjang itu, pengunjung bisa meluncur sampai kecepatan 80 kilometer per jam.

"Ini salah satu flying fox terpanjang di Asia Tenggara, baru diresmikan Agustus kemarin," kata Manajer Green Village Gedangsari, Riyadi saat ditemui detikTravel, Rabu (6/9/2017).

Sudah Tahu? Flying Fox Terpanjang se-Asia Tenggara di GunungkidulFoto: (Usman Hadi/detikTravel)
Selain panjang, keunggulan flying fox ini adalah jaminan fasilitasnya yang berstandar internasional. Teknologi yang digunakan mengadopsi teknologi Prancis. Sementara tali lintasan didatangkan langsung dari Inggris.


"Ini juga (sarana) flying fox kami ngambil dari luar semua, termasuk lintasannya. Makanya kami berani menjamin aman," ujarnya.

Start lintasan Flying Fox Mertelu persis berada di Puncak Green Village Gedangsari. Sementara akhir lintasan ada di sisi timur kawasan Green Village. Saat meluncur di flying fox, pengunjung bisa melihat langsung wilayah Klaten, Jawa Tengah dari atas.

Sudah Tahu? Flying Fox Terpanjang se-Asia Tenggara di GunungkidulFoto: (Usman Hadi/detikTravel)


"Yang jelas view keindahan alam yang menjadi daya tarik wisatawan. Utara Green Village yang berupa hamparan sawah itu sudah masuk wilayah Klaten," ungkap Riyadi.

Bendahara Flying Fox Mertelu, Sutiyono menambahkan, setelah dibuka flying fox tersebut jumlah pengunjung di kawasan Green Village Gedangsari melonjak tajam. Bahkan kini wisatawan mancanegara mulai banyak berkunjung ke objek wisata ini.

"Sejak beroperasi sekitar April kemarin, sudah banyak wisatawan mancanegara yang bermain flying fox di sini. Mereka berasal dari Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Prancis, Jerman, Filipina, China, Ceko dan Belanda," ucapnya.

Jumlah wisatawan lokal yang bermain flying fox juga membludak. Baru dibuka Bulan April, di bulan itu juga pengunjung jumlahnya mencapai 200 orang. Sementara kunjungan terbanyak tahun ini terjadi saat libur lebaran.

Sudah Tahu? Flying Fox Terpanjang se-Asia Tenggara di GunungkidulFoto: (Usman Hadi/detikTravel)
"Yang bermain flying fox di Bulan April sekitar 200 orang, Mei sekitar 400 orang lebih, Juni sekitar 430-an orang. Puncaknya libur lebaran kemarin, jumlahnya mencapai 500 orang lebih," sebutnya.

Namun untuk kunjungan wisatawan yang bermain flying fox di Bulan Agustus ini mulai berkurang. Sutiyono mencatat selama Agustus hanya ada sekitar 200 orang. Menurutnya penurunan pengunjung ini dikarenakan karena bulan-bulan ini tidak banyak libur panjang.

Sutiyono pun berharap, setelah secara resmi dibuka Gubernur DIY Sri Sultan HB X akhir Agustus lalu, kunjungan wisatawan kembali naik. Dia pun menjamin wisatawan yang berkunjung tak menyesal. Sebab keindahan alam kawasan Green Village disebutnya tak kalah dari objek wisata wisata lainnya.

"Kemarin pengunjung dari Bandung bilang, katanya flying fox di Green Village Gedangsari dibanding Puncak Bogor tidak kalah, malah bagusan sini. Memang keindahan alam di sini bagus, apalagi kalau pas cuaca cerah. Kalau tertutup kabut seperti hari ini tidak kelihatan (keindahannya)," bebernya.

Untuk biaya yang harus dikeluarkan buat menikmati flying fox terpanjang ini juga tidak banyak. Bagi WNI cukup Rp 100 ribu per orang. Sementara ongkos buat WNA hanya Rp 150 ribu saja. "Bagi yang mau ngambil video cukup tambah Rp 50 ribu saja," tandasnya.

Bagi wisatawan yang tertarik berkunjung ke Flying Fox Mertelu, dari Kota Yogya bisa mengambil rute Jalan Yogyakarta-Wonosari menuju arah Patuk Gunungkidul. Dari Patuk akan ada petunjuk arah ke Kecamatan Gedangsari. Setelahnya tinggal mengikuti rute hingga sampai ke Green Village. (krn/krn)

FOKUS BERITA

Main Flying Fox Yuk!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED