Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Mar 2018 22:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Akhir Pekan ke Ciamis, Ada Hutan Pinus yang Cakep Nih!

(Dadang Hermansyah/detikTravel)
Ciamis - Libur akhir pekan di Ciamis, traveler bisa main ke Hutan Pinus Darmacaang. Di sini kamu bisa foto-foto narsis sembari menikmati indahnya pemandangan. Mau?

Hutan Pinus di Kabupaten Ciamis ini sangat cocok untuk mengisi liburan di akhir pekan bagi warga Tatar Galuh dan sekitarnya. Hutan Pinus ini dijamin bisa obat untuk mengatasi stres setelah berhari-berhari bekerja.

Wisata Hutan Pinus ini terletak di kaki Gunung Sawal, lokasinya di Dusun Sorok, Desa Darmacaang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis. Letaknya bisa ditempuh sekitar 15 menit dari Jalan Raya Nasional Cikoneng.

Tempat ini mulai populer kembali sejak para pengunjung mengunggah foto-fotonya ke media sosial seperti Facebook dan Instagram. Para wisatawan dari wilayah Banjar, Ciamis dan Tasikmalaya yang penasaran pun sengaja datang untuk berfoto-foto dan melepas lelah.

(Dadang/detikTravel)(Dadang/detikTravel)


Hutan Pinus ini memang bisa membuat rileks para pengunjung dengan rindang pepohonan. Keindahan alamnya tidak kalah dengan daerah-daerah besar lainnya.

Bahkan di lokasi hutan pinus ini, kita bisa melihat keindahan panorama wilayah Ciamis dan Tasikmalaya dari atas ketinggian. Pohon pinus yang rindang membuat teduh suasana, ditambah dengan udara yang sejuk yang menusuk sampai paru-paru.

Umumnya pengunjung yang datang hanya sekedar makan bersama keluarga di alam terbuka sembari menggelar tikar. Makananya bisa membawa dari rumah ataupun memesan nasi liwet yang disediakan oleh pedagang.

Ada juga yang hanya ingin berfoto-foto di atas hammock atau ayunan yang dipasang diantara pohon pinus, ataupun hanya duduk-duduk saja sambil melihat pemandangan alam. Sewanya hanya Rp 10.000 sekali sewa sampai puas.

(Dadang/detikTravel)(Dadang/detikTravel)


Namun sayang, saat ini hutan pinus tersebut belum dikelola secara maksimal. Padahal hutan tersebut milik Perhutani. Bahkan pengelolaannya hanya sebatas oleh warga setempat.

Untuk masuknya saja tidak dipungut tiket, alias gratis. Hanya bayar untuk parkir kendaraan saja. Padahal potensi ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD).

Ani Suparti (40) Salah seorang warga setempat yang juga berdagang di lokasi itu mengaku hutan pinus ini mulai ramai beberapa bulan lalu. Karena banyak wisatawan yang penasaran setelah melihat keindahannya di foto-foto yang diunggah di media sosial.

"Kebanyakan yang datang itu penasaran setelah melihat di foto-foto, banyak yang di foto di atas ayunan jadi tertarik untuk datang. Karena mirip tempat wisata yang ada di daerah lain seperti di Bandung," katanya saat ditemui di lokasi Sabtu (3/3/2018).

(Dadang/detikTravel)(Dadang/detikTravel


Kata dia, hutan pinus ini ramai dikunjungi wisatawan di akhir pekan, bisa mencapai 500 pengunjung di hari Minggu. Bila hari biasa hutan pinus ini lumayan sepi. Jam operasionalnya dari pagi sampai dengan pukul 17.00. Bila masih ada pengunjung, warga setempat langsung memintanya untuk pulang.

Menurutnya, bukan hanya ramai di siang hari, pada malam akhir pekan hutan pinus ini ramai bila ada yang berkemah atau kemping, baik pribadi maupun kegiatan sekolah.

"Kalau ada yang kemping, warga disini giliran menjaga. Karena memang pengelolaannya masih secara swadaya masyarakat sini saja," ungkapnya.

Ani mengungkapkan rencananya hutan pinus ini akan dikelola oleh Pemerintah Desa setempat bekerjasama dengan Perhutani. Sehingga Ani berharap, setelah dikelola dengan baik hutan pinus ini lebih ramai dan bisa mensejahterakan masyarakat sekitar. Namun tidak tahu kapan itu akan terlaksana.

"Mudah-mudahan ke depan tempat ini bisa dijadikan wisata. Sehingga masyarakat di sini bisa ikut merasakan manfaatnya," katanya.

(Dadang/detikTravel)(Dadang/detikTravel)


Salah seorang pengunjung, Elis (32) mengaku tertarik datang ke hutan pinus ini setelah melihat di media sosial temannya. Meskipun lokasinya cukup terpencil, namun keindahan yang disuguhkan hutan pinus cukup bagus.

Hanya saja, potensi wisata sebagus ini belum dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. "Mungkin kalau dikelola dengan baik oleh pemerintah tentunya hutan pinus ini akan didatangi lebih banyak pengunjung dan bisa menjadi wisata andalan di ciamis," tutupnya. (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA