Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 10 Mar 2018 22:57 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kata Menteri Susi, Ini Surga Kecil di Timur Indonesia

Afif Farhan
detikTravel
Foto: (Instagram/susipudjiastuti115)
Foto: (Instagram/susipudjiastuti115)
Lembata - Lewat Instagram, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sering berbagi banyak hal menarik. Termasuk, foto yang katanya surga kecil di timur Indonesia.

Menteri Susi cukup aktif di Instagram pribadinya, @susipudjiastuti115. Dia suka memposting segala hal, baik soal pekerjaannya sebagai menteri sampai destinasi-destinasi cantik yang pernah didatangi. Salah satunya yang pernah diposting belum lama ini adalah Lembata di NTT.

"Berpaling sejenak ke Lembata, NTT. Surga kecil di timur Indonesia," tulis Menteri Susi pada postingan foto Lembata.

Dilihat detikTravel, Sabtu (10/3/2018) postingan tersebut memang diberi hastag #throwback yang artinya fotonya diambil di waktu lampau. Meski begitu tetap saja, postingan Menteri Susi tentang Lembata itu disukai dan dipuji netizen karena kecantikannya!



BACA JUGA: Menteri Susi, Perempuan Hebat dan Mural Solo

Apa itu Lembata? Dalam catatan detikTravel, Kabupaten Pulau Lembata terletak di gugusan Kepulauan Solor, ujung timur Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Lembata pun masuk dalam daftar destinasi yang masih 'perawan' di Indonesia.

Dari foto yang diposting Menteri Susi saja, kita bisa melihat betapa indahnya Lembata. Banyak tempat-tempat yang cantik di sana sebut saja seperti Desa Pasir Putih dengan bentangan garis pantai berpasir putih sepanjang 11 km, Kampung Adat Lewohala di Desa Jonton, Desa Beang yang disebut-sebut seperti Pantai Kuta di tahun 1960-an dan masih banyak lagi.

Pantai-pantai di Lembata yang masih perawan (Chris Parera/d'Traveler)Pantai-pantai di Lembata yang masih perawan (Chris Parera/d'Traveler)


Yang paling terkenal di Lembata, apalagi kalau bukan Desa Lamalera yakni desa pemburu paus. Pemburuan paus di Desa Lamalera pun dilegalkan, sebab paus yang diburu bakal digunakan sebagai sumber kehidupan sampai jangka waktu satu tahun.

Bekas sisa tulang paus (Adi Aghoy/d'Traveler)Bekas sisa tulang paus (Adi Aghoy/d'Traveler)


Lagipula, pemburuan pausnya pun masih menggunakan tradisi adat dengan alat berupa tombak saja. Paus yang berhasil diburu pun tidak diperjualbelikan sampai ke luar pulau, tapi benar-benar untuk masyarakat setempat.

BACA JUGA: Hanya di Indonesia! Si Pemburu Paus dari Lamalera

Perjalanan menuju Lembata dapat ditempuh melalui penerbangan menuju Kupang. Kemudian, dilanjutkan ke Bandara Wunopito di Desa lamahora, Lembata. Selamat menjelajahi surga di timur Indonesia, kalau kata Menteri Susi.

Perairan jernih di Lembata (Vina/d'Traveler)Perairan jernih di Lembata (Vina/d'Traveler)
(aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED