Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Mei 2018 16:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Cirebon Punya Pecinan Warna-warni Lho!

Sudirman Wamad
detikTravel
Foto: Pecinan Warna-warni di Kota Cirebon (Sudirman Wamad/detikTravel)
Cirebon - Pecinan di Cirebon kini tampil beda. Bangunannya banyak yang sudah dicat warna-warni.

Keragaman suku, budaya, dan agama di Cirebon memang unik. Bahkan, dianggap sebagai representatif tentang kerukunan di Indonesia.

Salah satu lokasi yang menggambarkan kerukunan dan keberagaman adalah kawasan Pecinan Pasar Kanoman. Keunikan di kawasan pecinan itu membuat salah satu produsen cat tembok di Indonesia, Pasific Paint tergerak untuk ikut menjaga nilai-nilai keragaman di kawasan pecinan.

Pasific Paint bekerjasama dengan tiga kekeratonan di Cirebon, yakni Keraton Kanoman, Kasepuhan, dan Kacirebon untuk membuat kawasan pecinan menjadi lebih berwarna, yakni dengan program Pecinan Warna-warni.

(Sudirman Wamad/detikTravel)(Sudirman Wamad/detikTravel)
Sebanyak 208 ruko dan 108 PKL di kawasan Pecinan Kanoman dicat. Kawasan pecinan yang dulunya kusam pun berubah menjadi berwarna. Direktur Pasific Paint Suyanto Tjokro santoso mengatakan pembiayaan pengecatan kawasan pecinan tersebut bersumber dari CSR Pasific Paint.

Tjokro mengungkapkan alasan memilih kawasan pecinan di Cirebon. "Kita awalnya melakukan pendekatan secara sosial dan budaya, serta saya juga melakukan survei. Cirebon memiliki keunikan, sejarah yang luar biasa. Dan, ini representasi kecilnya Indonesia," kata Tjokro kepada awak media usai peresmian kawasan Pecinan Warna-warni di Pasar Kanoman, Kota Cirebon, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Lebih lanjut, Tjokro mengungkapkan perkembangan Cirebon tak lepas dengan sejarah perdagangan yang dibawa oleh orang-orang China pada zaman dulu.

"Kita memilih mengecat pasar karena pasar ini menjadi tempat interaksi dan ekonomi. Artinya suatu tempat yang sangat kompleks," katanya.

(Sudirman Wamad/detikTravel)(Sudirman Wamad/detikTravel)
Lagi, Tjokro menjelaskan mengubah wajah pasar menjadi lebih nyaman dan beragam bertujuan untuk meningkatkan daya tarik para wisatawan. Kondisi tersebut, diharapkan Tjokro, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan pecinan.

"Mudah-mudahan dengan konsep yang baru dan lebih berwarna ini, serta yang instagramable ini bisa menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke Pasar Kanoman," tutupnya.

BACA JUGA: Cerita Unik Masjid di Cirebon yang Dibangun dalam 100 Hari

Di tempat yang sama, Pangeran Patih Mohamad Qadiran perwakilan dari Keraton Kanoman mengatakan kawasan pecinan yang ada di Kanoman tak lepas dari sejarah perkawinan antara Sunan Gunung Jati dengan Putri Ong Tien, asal Tiongkok. Selain itu, Cirebon, sambungnya menjadi jalur sutra perdagangan pada zaman Laksamana Cheng Ho.

"Riwayat sejarah yang ada ini sudah menjadi bagian dari etnis, yang ada di Cirebon. Leluhur kita sudah mendirikan kebhinekaan sejak dulu. Kita harus merawatnya, secara simbolis dengan Pecinan Warna-warni ini," ucap Qadiran. (krn/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA