Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Des 2019 20:34 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Lagi Liburan Akhir Tahun, Yuk Keliling Jakarta Naik MRT

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
MRT Jakarta (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta - Transportasi massal di Jakarta semakin beragam mulai dari bus Transjakarta hingga MRT. Moda raya terpadu punya keunggulan dibanding yang lain dan tepat bila menggunakannya untuk liburan akhir tahun.

Bicara soal MRT Jakarta pasti tak pernah membosankan meski transportasi ini sudah akan berumur setahun. Meluncur di awal bulan April lalu, tren naik MRT terbilang bagus.

"Penumpang MRT Jakarta terus meningkat rata-rata 79.114 orang per hari hingga per 18 Desember 2019 kemarin mencapai 94.785 orang per hari. Hal ini jauh melampaui target semula 65 ribu orang per hari," klaim Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), William Sabandar dalam sebuah pernyataan.


"Ketepatan waktu di stasiun pun mencapai 99,8 persen, meliputi ketepatan waktu tempuh, waktu berhenti, dan waktu kedatangan," imbuh dia.

Di lapangan terkini, detikcom mencoba lagi MRT Jakarta dari pukul 10.00 sampai 16.00 WIB. Perjalanan saya awali dari Stasiun Blok M-Lebak Bulus-Bundaran HI.

Hanya beberapa penumpang yang naik dan turun di jam kerja, kebanyakan diisi oleh pelajar. Saat memasuki Stasiun Bundaran HI kereta mulai dipenuhi pengguna.

Harga tiket MRT JakartaHarga tiket MRT Jakarta (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Dengan biaya Rp 8.000 sekali jalan, Anda sudah bisa berkeliling naik MRT Jakarta. Ingat, jangan sampai melewati gate tap kartu untuk berkeliling cara ini ya. Cukup memutar ke kereta arah Bundaran HI saat di dalam stasiun.

Kabin MRT Jakarta memang tak kalah dan lebih bagus dari yang ada di Singapura. Perjalanan dari Lebak Bulus ke Bundaran HI (Rp 14.000 harga normal) akan ditempuh dengan mulus selama sekitar 30 menit.

Bagaimana sikap dan perilaku penumpangnya? Dari pengamatan, terlihat satpam akan sigap menegur penumpang yang bandel, misal, berdiri di kursi. Karena, ada 13 hal yang tidak boleh dilakukan saat naik MRT Jakarta.

Keteraturan penumpang MRT Jakarta patut diapresiasi. Mereka yang mengantre masuk taat di tanda antre dan menunggu penumpang keluar terlebih dulu sebelum memasuki kereta.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3
BERITA TERKAIT
BACA JUGA