Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 28 Jun 2020 14:27 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Fakta Kerajaan Terbesar di Nusantara dari Sriwijaya hingga Majapahit

Rosmha Widiyani
detikTravel
Peninggalan-peninggalan Kerajaan Sriwijaya (Raja Adil Siregar/detikcom)
Foto: Peninggalan-peninggalan Kerajaan Sriwijaya (Raja Adil Siregar/detikcom)/Fakta Kerajaan Terbesar di Nusantara dari Sriwijaya hingga Majapahit
Jakarta -

Indonesia memiliki sejarah kerajaan yang panjang dengan wilayah kekuasaan mencakup daratan dan lautan. Sejarah mencatat beberapa kerajaan berhasil menjadi besar dan menguasai wilayah yang lain.

Kerajaan besar tersebut meninggalkan prasasti atau bukti lain yang membuktikan pengaruhnya di masa itu. Jejak kerajaan besar ini kemudian dilestarikan, sehingga masih bisa dilihat dan menjadi lokasi wisata.

Berikut fakta kerajaan terbesar di Nusantara:

1. Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari didirikan Arok dengan gelar Sri Rangga Rajasa Sang Amurwabhumi. Lokasi kerajaan bercorak Hindu-Budha ini berada di Tumapel sebelah timur Gunung Kawi sekarang daerah Singasari, Malang, Jawa Timur.

Puncak kejayaan Kerajaan Singasari ini terjadi pada masa pemerintahan Sri Maharajadiraja Sri Kertanegara. Kerajaan Singasari mengalami kemunduran akibat serangan dari luar dan tekanan di dalam wilayah kekuasaannya.

2. Kerajaan Samudra Pasai

Kerajaan Samudra Pasai berdiri pada 1267-1521 di pesisir utara Pulau Sumatra sekitar Kota Lhokseumawe, Aceh. Wilayah kekuasaan Samudra Pasai meliputi Minangkabau, Jambi, Malaka, Jawa dan Patani di Thailand.

Samudra Pasai mencapai puncak kejayaan saat dipimpin Sultan Malik Al Saleh atau sering ditulis Malikussaleh. Saat itu, Samudra Pasai berhasil menjadi pusat perdagangan karena letaknya yang strategis. Pedagang dari Gujarat, Arab dan Cina bergantian datang wilayah tersebut hingga membuat Kerajaan Samudra Pasai menjadi kerajaan besar dan kaya.

3. Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit berdiri di hari penobatan Raden Wijaya sebagai raja bergelar Kertarajasa Jayawardhana. Raja pertama bertahta pada 1293-1309 dan dilanjutkan raja berikutnya hingga tiba giliran Hayam Wuruk. Bersama Mahapatih Gadjah Mada, Majapahit berhasil menguasai seluruh wilayah nusantara.

Saat itu, Kerajaan Majapahit menjadi kerajaan Hindu terbesar di Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang luas. Pusat Kerajaan Majapahit berada di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Beberapa lokasi wisata untuk mengetahui sejarah Majapahit adalah Candi Wringin Lawang, Museum Trowulan Mojokerto, dan Maha Vihara Mojopahit.

4. Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya yang berdiri sekitar abad ke-7 masehi sempat menjadi yang terbesar di Indonesia. Lokasi kerajaan ini adalah di sekitar tepi Sungai Musi, Sumatera Selatan, dengan pendirinya bernama Dapuntahyang Sri Jayanasa.

Wilayah kekuasaan Sriwijaya meliputi Sumatera Selatan, Pulau Bangka, Lampung, dan Jambi. Kerajaan Sriwijaya menguasai maritim dan perdagangan di kawasan Asia Tenggara. Pengaruh kerajaan ini meredup di awal abad ke-11 masehi akibat serangan dari Kerajaan Cola, India.

5. Kerajaan Mataram Kuno

Kerajaan Mataram Kuno berdiri pada abad ke-8 hingga abad ke-11 masehi dan dikenal dengan sebutan Bhumi Mataram. Dengan pengaruh Hindu-Budha, kerajaan ini diperintah dua dinasti di zaman yang berbeda yaitu Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra.

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno adalah Prasasti Canggal yang ditulis dengan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Prasasti ini menyebutkan pendirian sebuah lingga di Bukit Sthirangga oleh Raja Sanjaya pada tahun 654 M.

6. Kerajaan Demak

Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan besar yang pernah berdiri di Pulau Jawa. Demak yang berdiri seiring runtuhnya Majapahit ini menjadi gerbang masuknya Islam di Tanah Jawa. Kerajaan Majapahit runtuh sekitar abad ke-15 sehingga Kerajaan Demak bisa lepas dan berdiri sendiri.

Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah yang merupakan anak Raja Majapahit Prabu Brawijaya. Kekuatan armada laut Kerajaan Demak sangat disegani saat dipimpin Pati Unus. Kerajaan Demak mencapai puncak kejayaan dalam masa kepemimpinan Sultan Trenggono dengan wilayah kekuasaan meliputi Sunda Kelapa, Tuban, Surabaya, Pasuruan, Malang, dan Blambangan.



Simak Video "Penemuan Uang Kuno Blitar"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA