Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Des 2020 21:04 WIB

TRAVEL NEWS

Kerajaan Mataram Kuno: Sejarah, Masa Kejayaan, dan Peninggalannya

Tim detikcom
detikTravel
Tim Balai Arkeologi DI Yogyakarta (DIY) melakukan penggalian/ekskavasi di Dusun Balong Bayen itu untuk mencari pusat Kerajaan Mataram Kuno.
Foto: Ristu Hanafi/Kerajaan Mataram Kuno: Sejarah, Masa Kejayaan dan Peninggalannya
Jakarta -

Kerajaan Mataram Kuno adalah kerajaan yang terletak di daerah Medang I Bhumi Mataram (daerah sekitar Prambanan, Klaten, Jawa Tengah). Kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-8 M.

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno dapat diketahui dari prasasti Canggal, Prasasti Kalasan, Prasasti Balitung, dan Prasasti Klurak.

Selain prasasti, sumber tentang Kerajaan Mataram Kuno berupa candi seperti candi di Pegunungan Dieng, Candi Gedong Songo di Jawa Tengah bagian utara, Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Plaosan, Candi Prambanan, dan Candi Sambi Sari di Jawa Tengah bagian selatan.

Kerajaan Mataram Kuno dikelilingi pegunungan dan di tengahnya mengalir sungai-sungai besar, seperti Sungai Bogowonto, Progo, Elo, dan Bengawan Solo.

Di antara gunung-gunung tersebut, terdapat gunung berapi yang sering meletus. Hal ini mengakibatkan Kerajaan Mataram Kuno dan berpindah ke daerah di Jawa Timur.

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu karya Y Sri Pujiastuti, TD Haryo Tamtomo, dan N Suparno, Kerajaan Mataram Kuno awalnya diperintah oleh Raja Sanna. Kemudian Raja Sanna digantikan oleh keponakannya yang bernama Sanjaya. Raja Sanjaya memerintah dengan bijaksana sehingga rakyat hidup makmur, aman, dan tenteram.

Setelah Sanjaya, Kerajaan Mataram Kuno diperintah oleh Panangkaran. Dari Prasasti Balitung diketahui bahwa Raya Panangkaran bergelar Syailendra Sri Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkaran.

Kehidupan Politik Kerajaan Mataram Kuno:

1. Sesudah Panangkaran meninggal, Kerajaan Mataram Kuno terpecah menjadi:

-Kerajaan Mataram Kuno bercorak Hindu meliputi Jawa Tengah bagian utara di bawah pemerintahan Dinasti Sanjaya. Raja-rajanya Panunggalan, Warak, Garung, dan Pikatan.
-Kerajaan Mataram yang bercorak Buddha meliputi Jawa Tengah, bagian selatan di bawah pemerintahan Dinasti Syailendra. Rajanya antara lain Indra.

2. Kerajaan Mataram Kuno dipersatukan kembali dengan perkawinan politik Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya dengan Pramodhawardani dari keluarga Syailendra.

3. Raja terbesar Kerajaan Mataram Kuno adalah Raja Balitung. Dengan Raja Balitung, Kerajaan Mataram Kuno mencapai masa kejayaannya. Dia banyak membangun candi dan prasasti.

Contohnya kompleks Candi Prambanan, Daksa, Tulodang, dan Wawa. Inilah peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Selain itu, peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yakni prasasti Canggal (732 M), prasasti Kalasan (776 M), prasasti Kelurak (782 M), prasasti Karangtengah (824 M), prasasti Balitung atau Kedu (907 M), dan prasasti Sojomerto Batang.

4. Mpu Sendok memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur karena serangan Kerajaan Sriwijaya yang diperintah Balaputradewa. Selain itu karena seringnya Gunung Merapi meletus turut mendorong perpindahan ini.



Simak Video "Masjid Sunan Ampel, Pusat Penyebaran Agama Islam di Surabaya"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA