Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 02 Nov 2020 15:15 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Menarik, Makam di Bandung Ini Estetik dan Bernilai Sejarah

Siti Fatimah
detikTravel
Makam Ereveld Pandu di Bandung
Ereveld Pandu di Bandung menyimpan sejuta kisah (Siti Fatimah/detikTravel)
Bandung -

Hilang kesan menyeramkan dan menakutkan saat melewati tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Pandu No. 32 Kota Bandung.bernilai sejarah, makam ini juga menarik.

Saat mengunjungi pemakaman ini, traveler akan melewati gerbang besar mentereng dengan cat hitam glossy disertai potret dua malaikat saling membelakangi. Di bagian pinggir gerbang terdapat tulisan ' Ereveld Pandu' yang menjadi ciri identitas nama pemakaman tersebut.

Secara umum di kawasan pemakaman Pandu terdapat tiga bagian, pertama yang diisi oleh nonmuslim, kemudian Belanda, dan terakhir tanah Belanda yang diberi nama Taman Kehormatan atau Ereveld.

Ternyata, tidak sembarangan traveler yang bisa masuk ke kawasan Ereveld. Sebab, dibutuhkan izin khusus meskipun terdapat beberapa spot foto yang bisa diambil dari tempat lain.

Di sekitar makam Ereveld terdapat beberapa makam yang memiliki kisah bersejarah selama hidupnya.

Makam Ereveld Pandu di BandungMakam Ereveld Pandu di Bandung Foto: Siti Fatimah/detikTravel

Tanah pemakaman, yang ada sejak tahun 1932 itu, diperuntukkan untuk orang Eropa namun kemudian berkembang dan didominasi pemakaman orang Belanda. Makanya, bentuk dan gaya pemakaman orang Belanda beragam di kawasan Pemakaman Pandu. Misalnya, seperti makam Sang Pilot, Makam Laci, dan Makam Ursone.

Berdasarkan penuturan salah seorang juru kunci pemakaman Ereveld Pandu, Jajang (53), ketiga makam tersebut sering dikunjungi oleh wisatawan yang tertarik dengan sejarah Belanda. Ada juga beberapa makam pejuang Indonesia yang turut dimakamkan di sana.

"Seringnya mahasiswa seperti dari ITB karena di sini ada makam salah satu arsitektur ITB atau gurunya Ir. Soekarno namanya Schoemaker, kemudian ada makam laci yang banyak menarik perhatian pengunjung," katanya saat ditemui di lokasi, Senin (2/11/2020).

Nah, soal makam laci, dia menjelaskan, disebut makam laci karena bentuknya menyerupai laci di bawah meja dan tempat pemakamannya yang bisa ditarik keluar.

"Jadi nanti peti matinya dimasukkan ke dalam, ada juga yang sudah dibongkar karena keluarganya tidak membayar pajak jadi diisi dengan pemakaman keluarga yang lain," ujarnya.

Makam Ereveld Pandu di BandungMakam Ereveld Pandu di Bandung Foto: Siti Fatimah/detikTravel



Di pemakanan Pandu ini terdapat dua kompleks Makam Laci yang terpisah dan masing-masing lokasi memiliki 52 kolom laci terbagi dalam barisan memanjang dan bertingkat dua.

Nisan-nisan yang terpasang memiliki bentuk yang hampir mirip, umumnya persegi panjang, namun dengan bahan yang berbeda. Mulai dari marmer hingga batu andesit. Karena sudah berusia puluhan abad yang lalu, jadi tulisan-tulisan dalam nisa sudah agak kabur.

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA