Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 22 Jun 2021 20:42 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Imbas Penguatan PPKM Mikro, Taman Margasatwa Ragunan Sementara Ditutup

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, ditutup sementara. Para pengunjung pun terpaksa balik kanan.
Foto: Taman Margasatwa Ragunan ditutup sementara (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah menerapkan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Untuk itu, Taman Margasatwa Ragunan ditutup sementara.

"Untuk penguatan implementasi PPKM Mikro dan percepatan vaksinasi COVID-19, untuk sementara Taman Margasatwa Ragunan tutup sampai batas waktu yang akan diinformasikan kembali," tulis pengelola Ragunan seperti dilihat detikcom di laman Instagram resminya, Selasa (22/6/2021).

Ragunan tidak akan beroperasi sampai batas waktu yang belum ditentukan. Warga diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan dan bepergian seperlunya.

"Seiring terus bertambahnya kasus pandemi COVID-19, Sahabat Ragunan tetap jalankan protokol kesehatan dan disiplin ingatkan sesama, saling menjaga. Batasi aktivitas ke luar rumah untuk keperluan esensial, ya!" ungkapnya.

Pengetatan PPKM Mikro di DKI dan Sekitarnya

Sebelumnya, pemerintah kembali memberlakukan PPKM Mikro untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19) dengan pengetatan di berbagai sektor. Wilayah Jakarta dan sekitarnya pun melakukan sejumlah pengetatan.

"Perkembangan kasus COVID-19 menunjukkan tren kenaikan setelah lima pekan pasca-liburan Idul Fitri, terutama di beberapa daerah yang sudah masuk zona merah. Untuk menekan laju peningkatan kasus COVID-19, Pemerintah melakukan tindakan yang cepat, dengan melakukan penguatan PPKM Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi," tulis Kementerian Koordinasi Perekonomian, dalam keterangannya, Senin (21/6/2021).

Di DKI, kegiatan di area publik seperti fasilitas umum, taman umum, tempat wisata umum, dan area publik lainnya dibatasi.

- Zona Merah: ditutup sementara sampai dinyatakan aman.
- Zona Lainnya: diizinkan dibuka paling banyak 25% kapasitas, pengaturan dari Pemerintah Daerah, dengan penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memperketat sejumlah aturan setelah kasus positif Corona atau COVID-19 melonjak tajam. Anies berharap warga menahan diri untuk berada di rumah demi mencegah penularan Corona.

"Sabtu dan Minggu, gunakan hari ini jadikan jeda di rumah, bersama keluarga di rumah. Jangan bepergian kecuali kebutuhan mendesak," ujar Anies.



Simak Video "Catat! Ini Aturan PPKM Mikro di Luar Jawa-Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA