Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 06 Jul 2021 13:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kumpulan Bahasa Minang Praktis Saat Nanti Berlibur ke Sumatera Barat

Tim detikom
detikTravel
Sejumlah pengunjung menikmati kawasan Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat, Senin (25/5/2020). Meskipun masih dalam masa PSBB hingga 29 Mei 2020, objek wisata aikonik di Sumbar itu masih dikunjungi pengunjung. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/hp.
Jam Gadang Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

11. Siko ciek

Anda traveling dengan angkutan umum? Berarti harus tahu kata-kata ini, 'siko ciek'. Siko ciek biasa digunakan orang Sumbar untuk memberhentikan angkot yang melaju, yang kurang lebih bisa diartikan, "Stop, turun di sini satu orang".

12. Nda ado pitiah ketek

Nda berarti tidak, ado berarti ada, pitiah berarti uang, dan ketek berarti kecil. Kalau digabung menjadi 'tidak ada uang kecil'. Traveler bisa menggunakan bahasa ini ketika sedang membayar dalam transaksi jual-beli.

13. Aiaa angek ciek

Anda makan di rumah makan Padang dan ingin meminta air putih hangat satu? Panggil saja sang uda pelayan rumah makan dan bilang "Aie angek ciek,". Kalau ingin air putih hangat dua, tinggal sebut "Aiaa angek duo, Uda" gampang kan?

14. Bara sadonyo?

Ketika berbelanja di pasar dan Anda ingin tahu berapa harga semua barang belanjaan, langsung katakan saja "Bara sadonyo, Uda/Uni?" Penjual pun akan menyebut harga total yang harus dibayar, karena bara sadonyo berarti berapa harga semuanya?

15. Siko lah

Ketika ingin memanggil orang, dan ia duduk atau berada di sebelah Anda, panggilnya namanya dan katakan "Ke sini lah" atau dalam bahasa Minang "Siko lah."

16. Makan ampe

Kalau aie angek cie berarti air putih hangat satu, "Makan ampek," digunakan untuk Anda yang ingin memesan nasi kapau/makan berjumlah 4 porsi.

17. Bungkuih ciek

Nah, bungkuih ciek digunakan untuk traveler yang ingin memesan makanan yang dibawa pulang alias bungkus sebanyak satu bungkus.

18. Lai ado songket banang ciek da

Cukup panjang memang kata-kata ini, tapi bisa digunakan ketika Anda mencari suatu barang di toko. Lai ado tali? Berarti ada tali tidak di toko ini? Kata tali bisa diganti sesuai dengan barang yang Anda cari.

19. Lai bisa kurang? Bara pasnyo? Kuranglaah saketek

Belanja tanpa menawar tentu kurang asyik, terutama jika belanja di pasar tradisional. Biasanya, penawaran bisa berhasil kalau pembeli menggunakan bahasa Minang. Untuk itu, tidak ada salahnya mencoba kata-kata "Lai bisa kurang?" (Bisa kurang tidak?) dan "Bara pasnyo?" (Berapa harga pasnya?), "Kuranglah saketek" (kurangilah sedikit).

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Wisata Budaya “Sekolah Anjing”, Sumatera Barat"
[Gambas:Video 20detik]

(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT