Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Nov 2021 13:20 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada di Tana Toraja, Sulsel

Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia!
Patung Yesus Buntu Burake (dok Kemenparekraf)
Tana Toraja -

Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake yang tidak kalah megahnya dengan patung serupa yang ada di kota Rio de Janeiro, Brasil.

Bahkan patung yang berada di ketinggian 40 meter menghadap Kota Makale ini adalah yang tertinggi di dunia, dibanding patung serupa lainnya di dunia. Dari lokasi ini, wisatawan dapat melihat pemandangan Kota Makale dengan deretan perbukitan yang indah nan megah.

Patung Yesus tertinggi di dunia itu sempat dikunjungi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akhir pekan lalu.

Buntu Burake, Tana Toraja, Sulsel memiliki objek wisata religi yang megah. Di lokasi ini terdapat Patung Yesus Buntu Burake, patung Yesus tertinggi di dunia!Sandiaga mengunjungi Patung Yesus Buntu Burake di Tana Toraja Foto: Kemenparekraf

"Ini adalah salah satu ikon di Tana Toraja yang merupakan patung tertinggi di dunia, dibandingkan dengan patung serupa yang ada di Rio de Janeiro. Baik dari segi tinggi ukuran patung, maupun keberadaannya dari atas permukaan laut. Ini yang perlu kita sambut karena ini sudah membawa Toraja mendunia," kata Sandiaga dalam sebuah pernyataan.

Menparekraf mengatakan keberadaan patung ini tidak hanya sebagai objek wisata religi, tapi juga simbol kebhinekaan budaya dan agama di tanah air.

"Sekarang tugas saya adalah membawa dunia ke Toraja karena jika kita sudah labeli ini sebagai yang tertinggi di dunia, berarti ini adalah destinasi yang sangat layak dikunjungi wisatawan mancanegara," kata Sandiaga.

Salah satu langkah yang akan dilakukan, tahun depan Kemenparekraf bersama stakeholder pariwisata di Sulawesi Selatan, dan Tana Toraja pada khususnya akan menggelar konferensi internasional. Pada tahun 1974, Pacific Asia Travel Assosiation (PATA) menggelar konferensinya di Toraja. Sejak saat itu banyak wisatawan mancanegara yang datang, bahkan menjadikan Toraja sebagai destinasi kedua yang paling diminati wisatawan setelah Bali.

"Kita harapkan nantinya juga terjadi letupan dan loncatan dengan bingkai pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan di Tana Toraja. Mudah-mudahan dapat membangkitkan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja," kata Sandiaga.



Simak Video "Tradisi Pemakaman Unik Masyarakat Toraja"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA