Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 21 Feb 2022 13:17 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

PPKM Level 3, Travel Agent Ramai-ramai Batalkan Perjalanan ke Bantul

Pengunjung bermain Stand Up Paddle di Sungai Oyo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (7/1/2022). Aliran Sungai Oyo yang terletak di antara perbukitan dengan bentang alam yang indah tersebut menjadi potensi wisata alam di Kabupaten Bantul. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/rwa.
(Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah) Sungai Oyo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta.
Bantul -

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatat ada penurunan jumlah kunjungan wisata pekan ini. Menurut Dispar, penurunan tersebut akibat PPKM Level 3, bahkan beberapa biro perjalanan membatalkan perjalanannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Data kunjungan selama tanggal 18 hingga 20 Februari ada 25.226 kunjungan wisata dengan pendapatan Rp 244.865.500. Tapi jumlah kunjungan itu turun 23 persen dibanding minggu lalu yang mencapai 32.881 orang," kata Kepala Seksi (Kasie) Promosi dan Informasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Markus Purnomo Adi kepada detikcom, Senin (21/2/2022).

Sepekan ini atau tanggal 14-20 Februari jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul tercatat sebanyak 35.394 orang. Dari jumlah kunjungan tersebut, Dispar Bantul mampu mendulang pendapatan dari retribusi sejumlah Rp 343.575.500.

"Tapi jumlah itu turun 21 persen dibanding seminggu yang lalu, karena minggu lalu (7-13 Februari) ada 45.278 orang yang mengunjungi destinasi wisata di Bantul," ucapnya.

Ipung sapaannya, menduga penurunan kunjungan wisatawan ini terkait dengan aturan PPKM Level 3. Dia menyebut beberapa biro perjalanan wisata terpaksa membatalkan perjalanannya ke DIY.

"Penurunan ini sangat dimungkinkan karena PPKM level 3. Bahkan dari beberapa biro perjalanan mengatakan ada pembatalan perjalanan rombongan yang akan berwisata ke DIY karena kondisi PPKM level 3," lanjut Ipung.

Ipung pun mengaku tidak bisa berbuat apa-apa dan mengikuti aturan Pemerintah. Mengingat penerapan PPKM Level 3 semata-mata untuk mencegah penularan COVID-19 yang beberapa waktu ini melonjak cukup siginifikan.

Artikel ini telah tayang di detikJateng. Untuk informasi dan berita seputar Semarang dan daerah di DI Yogyakarta Jatim, klik di sini



Simak Video "Warga Setuju Buka Blokade TPST Piyungan, Sampah Mulai Diangkut"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA