Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 19 Okt 2018 19:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Main Angklung di Pantai Busan, Korea Selatan

Siti Hasanah
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pantai Gwangalli
Pantai Gwangalli
detikTravel Community - Liburan ke Korea Selatan sambil mengenalkan budaya Indonesia, kenapa tidak? Di Pantai Gwanggalli, kita bisa bermain angklung.

Sebagai kota pelabuhan, Busan terkenal akan pantai-pantainya yang cantik. Tak heran jika di saat musim panas, kota ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit penduduk lokal maupun turis asing yang sedang melancong ke Korea Selatan.

Pantai Gwangalli

Busan merupakan kota metropolitan terbesar kedua setelah Seoul dan juga kota pelabuhan tersibuk di Korea. Di balik julukkannya sebagai kota metropolitan yang sibuk, Busan juga terkenal sebagai salah kota destinasi wisata. Pantai adalah destinasi wisata yang paling digemari baik oleh pelancong ataupun penduduk lokal terutama di saat musim panas.

Orang-orang dari berbagai kota berbondong-bondong mendatangi Kota Busan dengan menggunakan berbagai macam alat transportasi. Di antara semua pantai yang ada di kota Busan, situs Tripadvisor memilih lima pantai terbaik dan dua di antaranya adalah Pantai Gwangalli dan Haeundae. Saya berkesempatan untuk mengunjungi kedua pantai terkenal tersebut di musim panas dan semi.

Pantai Gwangalli terletak di daerah Gwangan sebelah barat Pantai Haeundae. Pantai ini juga terkenal akan pasir putihnya yang lembut. Jika dibandingkan dengan Pantai Haeundae, pantai ini lebih lengang dan penggunjungnya lebih banyak didominasi oleh penduduk lokal.

Salah satu objek wisata yang sangat menarik di pantai ini adalah Jembatan Gwangan atau Gwangandaegyo. Jembatan ini membentang dari Namcheondong sampai Centum City dengan panjang sekitar 7,4 km. Di malam hari, jembatan yang juga menyandang julukan Jembatan Intan ini menyajikan pertunjukkan cahaya yang cantik karena jembatan ini dilengkapi dengan ribuan lampu LED.

Di akhir pekan biasanya tempat ini ramai didatangi oleh kawula muda untuk sedekar nongkrong di kafe atau restoran di sekitar pantai atau menikmati hiburan malam di tepi pantai. Selain sebagai tempat untuk hangout atau nongkrong tua dan muda, Pantai Gwangalli juga sering dijadikan tempat untuk acara-acara anak muda, konser musik artis-artis lokal, juga festival budaya yang diselenggarakan oleh Kota Busan.

Di hari itu, Pantai Gwangalli dikunjungi banyak mahasiswa yang berjalan berduyun-duyun menuju ke arah panggung yang berdiri di tepi pantai. Di saat bersamaan, saya bersama tim angklung memilih pantai ini sebagai tempat untuk berlatih menjelang pertunjukkan. Suasananya yang lengang menjadikan tempat ini nyaman dipakai untuk berlatih. Beberapa penduduk lokal yang kebetulan berada di sekitar pantai ikut menyaksikan tim berlatih.

Meskipun tak sepadat Haeundae, Pantai Gwangalli tetap ramai dikunjungi pelancong di saat musim panas.

Pantai Haeundae

Pantai Haeundae sudah sangat populer di kalangan turis asing maupun lokal. Letak pantai ini tak jauh dari Stasiun Haeundae. Cukup berjalan kaki beberapa menit saja untuk bisa sampai ke Pantai Haeundae. Pemandangan yang umum dilihat di dekat pantai adalah deretan bangunan tinggi, terutama gedung apartemen dan hotel. Sama halnya seperti Pantai Gwangalli, Pantai Haeundae pun memiliki pasir yang berwarna putih dan lembut.

Di akhir pekan, Pantai Haeundae biasanya dipadati oleh pengunjung. Khusus di musim panas, pantai akan penuh oleh pengungjung dari dalam dan luar kota yang datang untuk menikmati sinar matahari. Saking penuhnya, terkadang sangat susah menemukan spot untuk bersantai. Namun jika Anda ingin merasakan kelengangan Haeundae di musim panas, Anda bisa datang sore menjelang malam.

Saat itu pengunjung yang datang tak sepadat ketika siang. Saya sendiri datang ke pantai ini ketika hari sudah menjelang senja. Ditemani pemandu saya yang seorang guru di sebuah SMA di Busan, saya menikmati suasana pantai yang lebih sepi dan tenang. Di kala senja menuju malam, pengunjung biasanya datang bersama keluarga. Mereka berleha-leha di tepi pantai sambil rebahan di atas pasir yang dialasi tikar plastik

Di sekitar pantai banyak terdapat restoran, bar, maupun kedai-kedai kecil. Jadi tak perlu takut susah mencari makanan atau minuman ketika bersantai di pantai. Jika ingin berbelanja, di dekat pantai banyak toko-toko yang bisa Anda kunjungi.

Jika ingin menikmati kedua pantai ini dengan nyaman, perhatikan waktu kunjungan Anda. Hindari musim panas karena biasanya kedua tempat ini akan dipadati pengunjung.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED