Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 22 Nov 2018 11:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Di Jakarta? Wajib Mampir ke Landmark Nasional

Brigida Emi Lilia
d'travelers
Foto 1 dari 5
Kawasan Tugu Monas pada suatu siang.
Kawasan Tugu Monas pada suatu siang.
detikTravel Community - Liburan di Jakarta, tak lengkap tanpa berkunjung ke Monas. Ini dia landmark ibu kota Jakarta dan Indonesia.

Monas atau monumen nasional adalah sebuah monumen peringatan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintah Hindia Belanda.

Monumen dengan tinggi 132 M ini terletak di daerah Gambir Jakarta Pusat.Monas mulai dbangun pada tanggal 17 Agustus 1961 dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.

Letaknya yang sangat strategis memudahkan pengunjung untuk mencapai tempat ini. Bagi pengunjung yang menggunakan kereta api bisa turun di stasiun terdekat yaitu stasiun Juanda sedang bagi pengguna transjakarta bisa turun di halte monas. Sementara bagi pengguna kendaraaan pribadi, terdapat tempat parkir di parkiran IRTI Jl Medan Merdeka Selatan.

Jadwal berkunjung di kawasan Monas dan Tugu Monas adalah :

Selasa - Minggu: pukul 8.00 - 22.00 WIB (loket tutup jam 21.0 WIB) pembatasan masuk mulai jam 21.30 WIB.

Setiap hari Senin tutup untuk pemeliharaan , kecuali pada hari libur nasional yang jatuh pada hari Senin tetap buka.

Ada 4 pintu akses bagi pengunjung, yaitu pintu silang Barat Laut , pintu silang Barat Day, pintu IRTI atau Lenggang Jakarta dan pintu Timur Laut Tenggara.
Untuk memasuki Tugu Monas, pengunjung diwajibkan menggunakan Jakcard Bank Dki yang dapat diperoleh di loket. Bagi pengunjung yang memiliki KJP, lansia dan difable DKI dapat memasuki Tugu Monas sampai cawan dengan gratis.

Ada beberapa bagian dari Tugu Monas yang menjadi daya tarik bagi pengunjung seperti relief dan patung pada sudut halaman luar.

Museum Sejarah Nasional Indonesia yang terdapat di bagian dasar monumen, Ruang Kemerdekaan yang berbentuk amphiteater di bagian cawan, pelataran puncak dan api kemerdekaan di bagian atas. Untuk menuju pelataran puncak pengunjung harus menggunakan lift ke ketinggian 115 M dari permukaan tanah.

Selain bagian dari Tugu Monas, pengunjung yang tidak masuk dapat menikmati kawasan Monas yang tidak kalah menarik. Taman yang di tata dengan rumput dan pepohonan membuat kawasan sekitar Monas menjadi tempat yang seru untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman.

Saat sore hari adalah waktu yang pas untuk menikmati suasana, tetapi di saat musim seperti ini cuaca yang panas dan cerah bisa berubah dengan cepat. 

Angin yang bertiup kencang juga bisa menyebabkan masuk angin. Untuk mengatasi masuk angin, bawalah selalu Tolak Angin yang tersedia dalam kemasan praktis sehingga mudah dibawa.

Fasilitas terbaru yang ada di kawasan Monas adalah sepeda gratis yang bisa digunakan pengunjung untuk berkeliling.

Cara menggunakan sepeda ini pun cukup mudah, yaitu pengunjung hanya tinggal mengunduh salah satu aplikasi yang disediakan, login dan temukan sepeda yang ada di beberapa titik.

Pindai kode pada sepeda dengan menggunakan aplikasi yang sudah diunduh untuk membuka gembok dan sepeda dapat digunakan. Jika sudah selesai, pengunjung tinggal memarkir kembali sepeda di tempat yang sudah ditentukan dan menguncinya secara manual. Mudah bukan? Jadi tunggu apalagi, yuk kita ke Monas.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED