Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Jan 2019 12:48 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Liburan Singkat di Malaysia, Ini Destinasi Populernya

mugi rahayu
d'travelers
Foto 1 dari 5
Chin Swee Temple
Chin Swee Temple
detikTravel Community - Malaysia merupakan destinasi yang juga populer bagi wisatawan Indonesia. Saat liburan singkat, kamu bisa datang ke destinasi cantiknya yang populer.

Dengan Berbekal tiket promo dan waktu libur yang singkat yaitu 3 hari, akhirnya saya rencanakan untuk berangkat menuju Malaysia.  Kali ini saya memilih waktu terbang di pagi hari yaitu pkl 05.00 waktu setempat dengan harapan sampai di malaysia lebih awal dan dapat menikmati tempat-tempat menarik di Malaysia lebih lama.

Karena tidak ingin terlambat akhirnya saya putuskan untuk bermalam di airport. Saya berangkat malam dari Bogor dengan Bus Damri terakhir yaitu pkl 21.00 menuju Bandara Soetta.

Setibanya di Soetta saya mencoba untuk memejamkan mata menunggu waktu check in dipagi hari Penerbangan dari Jakarta menuju Kuala Lumpur Malaysia adalah 3 jam. Dengan perbedaan waktu 1 jam lebih cepat di Malaysia.

Cuaca pagi di bandara KLIA2 cukup cerah dan suasana belum terlalu ramai. Perjalanan kali ini saya ingin mengunjungi Genting Highland.

Dari pintu arrival di level 2, saya langsung menuju ke level 1 untuk membeli tiket di bus counter. Harga tiket KLIA2 menuju Genting Highland RM 35, jenis bus ini adalah Aerobus Express berada di platform A09.

Setelah menunggu akhirnya bus pun datang, busnya cukup nyaman, bersih dan dingin tentunya karena ber AC. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 3 jam.

Sebelum menaiki bus tidak lupa saya minum tolak angin, karena dibus sangat dingin dan perjalanan juga cukup panjang. Genting highland adalah sebuah tempat wisata yang cukup terkenal di Malaysia.

Genting highland dapat diartikan menjadi Tanah Tinggi Genting. Lokasi ini memang berada di ketinggian tepatnya puncak gunung dari daerah pengunungan Titiwangsa. Letak tepatnya ada diperbatasan antara Selangor dan Pahang.

Setibanya di Genting Highland saya pun tertarik ingin mencoba Cable car dan Skyway. Genting Sky Way adalah kereta gantung yang cukup terkenal untuk menikmati panorama indah dari atas bukit.

Sementara untuk Genting Highland Cable Car adalah yang terpanjang dan tercepat di Asia Tenggara. Harga tiket bisa dibeli one way dengan harga RM 7 atau return RM 14.

Pemandangan alam yang indah serta, udara yang sejuk dan berkabut membuat tempat ini semakin cantik dan menarik selama berada di Cable car. Jalur yang dilalui sepanjang 3,38 km dengan ketinggian 1,860 meter dari permukaan laut.

Salah satu spot menarik yang wajib kamu kunjungi bila berada di Genting Highland adalah Chin Swee Caves Temple. Kuil indah yang berada di atas ketinggian 4.600 kaki di atas permukaan air laut.

Selain sebagai tempat beribadah bagi umat Taoisme, panorama dari atas kuil ini juga begitu memukau. Udaranya begitu sejuk menyegarkan meski lebih sering hujan.

Berada di Chin Swee Caves Temple seperti berada di negeri awan, begitu indah, menyejukkan mata dan hati. Di dalam kuil ini terdapat pula Patung besar dan pagoda yang indah, yang sayang untuk dilewatkan.

Nama Chin Swee Caves Temple diambil dari nama seorang pendeta bernama Chin Swee. Sedangkan pendiri Genting Highland bernama Tan Sri Dato Lim Goh Tong merupakan pemuja pendeta Chin Swee.

Setelah puas menikmati indahnya Genting Highland area dan Chin Swee Caves Temple, perjalanan berikutnya menuju hotel di kawasan Petaling Street. Namun sebelumnya saya membeli tiket bus jurusan Awana Genting-Pudu Sentral seharga RM 5.20 terlebih dahulu.

Suasana tempat menunggu bus di area Genting Highland cukup bersih dan nyaman. Sambil menunggu para penumpang pun dapat melihat jadwal kedatangan bus. Oh ya transportasi di Malaysia cukup mudah dan terhubung kemana saja. Jadi jangan takut bagi kamu para traveler yang ingin mencoba solo traveling.

Tujuan berikutnya adalah Pettaling Street. Kali ini saya memilih penginapan di kawasan ini karena lokasinya cukup strategis dan dekat dengan stasiun LRT Pasar Seni.

Suasana di petaling street cukup ramai terutama mulai di sore hari hingga malam. Kamu dapat berbelanja dan membeli oleh-oleh khas malaysia dan untuk harganyapun bisa ditawar.

Selain itu banyak makanan dijajajakan begitu lezat dan berfariasi terutama menu oriental. Tidak salah jika ingin menikmati suasana yang berbeda dan berburu oleh-oleh di kawasan ini.

Di ujung Pettaling Street terdapat kuil Guan Di. Ini merupakan kuil Taoist yang dibangun pada tahun 1888. Kemudian terdapat pula kuil Sri Mahamariamman.

Kuil yang dibangun pada tahun 1873 ini merupakan kuil Hindu tertua dan terkaya di Kuala Lumpur dengan ornamen menara Raja Gopuram, ciri khas kuil di India Selatan.

Selanjutnya perjalanan terakhir adalah menuju ke Batu Caves. Dari stasiun pasar seni saya menuju ke KL sentral terlebih dahulu untuk menuju ke batu caves.

Tiket dapat dibeli dengan harga RM 2.6. Perjalanan ditempuh kurang lebih setengah jam. Tidak terasa akhirnyapun sampai di stasiun Batu Caves. Jarak Batu Caves dari stasiun sangatlah dekat.

Tiba di depan Batu Caves kita akan disuguhkan dengan pemandangan bukit batu kapur yang besar dengan nuansa Hindu yang kental dan disambut oleh patung Dewa Muragan setinggi 42 meter.

Banyak sekali wisatawan berfoto di depan patung ini. Warna emas yang berkilau dan latar belakang anak tangga yang berwarna warni membuat berfoto menjadi semakin cantik dan menarik.

Temple Cave merupakan gua utama yang bisa dicapai dengan menaiki 272 anak tangga. Gua ini dijadikan kuil umat Hindu dan dipersembahkan kepada Dewa Muragan.

Ada pemandangan yang menarik yaitu banyak burung-burung merpati didepan area batu caves dan bila melanjutkan untuk menaiki anak tangga, hati-hati ya, karena banyak kera-kera yang berkeliaran, mereka akan menghampiri bila kamu memberi makan.

Tapi tenang saja, kera-kera itu cukup jinak. Akhirnya sampai juga dipuncak Batu Caves. Kita bisa menikmati pemandangan pusat kota yang indah.

Di dalam Batu Caves terdapat banyak pedagang yang menjual souvenir khas India dan melihat orang-orang Hindu India berdoa di sana.

Setelah puas melihat-lihat di dalam gua yang indah dan berfoto, akhirnya saya putuskan untuk kembali ke penginapan untuk istirahat. Dari tempat penginapan di kawasan Pettaling Street, saya kembali menuju ke KL sentral untuk naik bus menuju ke Airport KLIA2.

Tiket dapat dibeli dengan harga RM 12, perjalanan ditempuh kurang lebih 2 jam. Akhirnya sampai juga di KLIA2. Karena pesawat saya malam dan diairport sangat dingin, maklum saya sedikit alergi dengan ac. Jadi agar tidak eneg dan masuk angin, saya minum tolak angin.

Walaupun perjalanan kali ini singkat tapi bagi saya ini sangat menyenangkan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Jebakan di Jalur Sepeda

Minggu, 26 Mei 2019 08:55 WIB

Jalur sepeda di pedestrian adalah hal yang positif seperti di Bogor. Tapi kalau bisa, jalurnya jangan menabrak pohon dong.