Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Des 2018 10:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Teras Kaca Hingga Aneka Pantai Indah di Gunungkidul

A. Maulana Nugraha
d'travelers
Foto 4 dari 5
Ombak Pantai Sadranan
Ombak Pantai Sadranan
detikTravel Community - Keindahan Gunungkidul menjadi daya tarik wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta. Mulai dari teras kaca sampai pantai indah, semua ada di Gunungkidul.

Gunungkidul yang posisinya paling selatan dari kota Yogyakarta yang secara langsung berbatasan dengan garis pantai selatan memiliki deretan pantai yang indah seperti Pantai Drini, Pantai Watu Kodok, Pantai Sanglen, Pantai Watulawang, Pantai Pok Tunggal, Pantai Ngrumput, Pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Sadranan, Pantai Ngrenehan, Pantai Sarangan, Pantai Tanjung Kesirat dan Pantai Nguluran.

Semua ini memiliki keindahannya masing-masing, apalagi kalau bercerita tentang keindahan waktu matahari terbenam. Setiap pantai di Gunungkidul, Yogyakarta selalu mempunyai sesuatu yang berbeda satu sama lainnya.

Itulah mengapa banyak orang menjelajahi pantai-pantai tersebut tanpa merasa bosan. Salah satunya adalah Pantai Nguluran yang terdapat teras kaca, Pantai Sadranan yang memiliki pasir lembut dan Tanjung Kesirat berupa panorama tebing batu yang menjulang tinggi.

Dari kabar yang tersebar atas keberadaan teras kaca ini, saya berniat untuk mencoba mengunjunginya. Lokasinya lumayan menyenangkan, membuat pinggang ini berasa.

Saya menempuh perjalanan dari kota Yogyakarta kurang lebih 2 sampai 3 jam perjalanan. Tentunya dengan bantuan Google Map, karena saya di sini mencoba untuk bersolo traveling.

Lokasi teras kaca ini tepatnya berada di Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, tepat di arah barat daya terdapat Pantai Gengsis. Sehingga ketika berkunjung di Pantai Nguluran maka dapat mengikuti rute jalan menuju tempat wisata Pantai Gengsis.

Lokasi cukup jauh dari pusat pemerintahan Gunungkidul, yaitu Kecamatan Wonosari. setidaknya memerlukan kurang lebih satu jam dengan jarak kurang lebih 34 kilometer sampai Pantai Nguluran.

Untuk tiket masuknya tidak begitu mahal, cukup mebayar retribusi Pantai Nguluran sebesar 5.000 rupiah per orang. Bagi yang membawa kendaraan pun tiket parkirnya sangat terjangkau.

Pada umumnya, wisatawan biasanya bermain air laut secara langsung dan bisa bermain pasir. Akan tetapi, di Pantai Nguluran khususnya di teras kaca ini, wisatawan bisa melihat luasnya lautan dari atas tebing sehingga jauh dari kata basah karena air laut.

Tempat favorit pantai ini adalah bisa berfoto di teras kaca, dimana spot ini merupakan jembatan nanggung yang menempel langsung dengan tebing yang beralasan sebuah kaca sehingga derasnya ombak yang menghantam tebing bisa dilihat sangat jelas.

Spot terbaik untuk pengambilan foto ketika matahari terbenam. Untuk mengambil foto di sini, pengelola tempat membatasi wisatawan yang mengambil foto sehingga wisatawan harus rela mengantre berjam-jam untuk mengambil foto yang diberi waktu selam 2 menit saja.

Hanya jangan khawatir, karena pengelola tempat ini sudah menyiapkan spot foto yang tidak kalah bagusnya seperti Giant Chair, Becak Terbang, Glass Boat, sehingga wisatawan bisa mengmbil foto di spot lain sambil menunggu antrean di teras kaca.

Setelah puas mengambil foto di spot-spot foto yang disediakan di Pantai Nguluran, saya beranjak ke Tanjung Kesirat yang letaknya tidak jauh dari objek wisata Teras Kaca. Lokasinya bisa ditempuh kurang lebih setengah jam.

Di sini kendaraan tidak bisa parkir langsung ke lokasi, jadi wisatawan harus menempuh trakking kurang lebih 5-8 menit berjalan kaki. Medannya pun tidak begitu sulit untuk dilalui, hanya sedikit turunan dan tanjakan. Sedangkan jalurnya pun sudah mudah dilalui.

Di sini tidak jauh beda dengan Pantai Nguluran, wisatawan tidak bisa bermain langsung dengan air laut atau sekedar bermain pasir di bibir pantai karena di Tanjung Kesirat ini merupakan pantai yang terbuat dari tebing-tebing batu yang lumayan curam. Sehingga wisatawan hanya bisa melihat hamparan lautan dari atas.

Di lokasi ini pun sebenarnya sering dijadikan tempat camping karena tempatnya sedikit berbukit dan dipenuhi ladang rumput untuk di bagian tengahnya. Jadi pada saat berkunjung, jangan heran kalau melihat ada beberapa bekas di mana orang yang camping membuat api untuk keperluannya.

Selain tempat camping, di sini juga dikenal dengan tempat memancing favorit bernama rock fishing. Sebuah tebing dengan ketinggian kurang lebih 15 sampai 30 meter, menjadi pusat perhatian para pelancong karena dijadikan tempat dimana para pemancing berada.

Jadi ketika berkunjung ke sini, jangan heran kalau ada beberapa pemancing yang sedang menunjukkan kebolehannya mendapatkan ikan. Di tempat ini jarang ditumbuhi pepohonan yang rindang. Saya sarankan untuk tidak datang ke sini siang hari, karena sinar matahari akan menyorot langsung ke badan kita.

Lokasi Tanjung Kesirat atau Pantai Kesirat ini wisatawan bisa melalui setidaknya dua rute perjalanan. Yang pertama adalah dari Kota Yogya. Silahkan menuju ke Piyungan sampai bertemu simpangan tiga lanid TNI Angkatan Udara. Dari sana arahkan kendaraan menuju Playen lalu meneruskan perjalanan hingga bertemu Pasar Paliyan Bantul.

Dari pasar tersebut lanjutkan perjalanan hingga menemukan Puslatpur milik TNI AD, dari sana dilnjutkan menuju Girikarto, dari Girikarto tinggal lurus sampai bertemu dengan pertigaan menuju Ngalos. Jika sudah sampai ikuti saja arah menuju Pantai Kesirat.

Yang kedua jalur dari Imogiri. Wisatawan perlu menuju ke arah panggang dan menemukan simpang tiga tepat sebelah sekolah MTS Yappi, kemudian lanjut ke Girikarto. Dari Girikarto rutenya sama dengan rute yang pertama.

Untuk tiket masuk ke Tanjung Kesirat atau Pantai Kesirat wisatawan di bandrol dengan harga 5.000 rupiah per orang. Kendaraan roda dua di bandrol sebesar 2.000 rupiah, sedangkan roda empat dibandrol sebesar 5.000 rupiah.

Jika berkunjung ke Pantai Kesirat ini saat cerah, maka keindahan alamnya sangat memukau. Hijaunya rumput, deburan ombak yang menghantam tebing serta angin yang bertiup menyejukkan perasaan yang capek karena perjalanan terbayar sudah. Apalagi kalau waktu senja tiba, warna oranye matahari akan menabah keindahan pantai ini.

Setelah puas bermain di Tanjung Kesirat saya melanjutkan perjalanan ke Pantai Sadranan. Butuh waktu kurang lebih 1-2 jam perjalanan dari Tanjung Kesirat.

Di sini wisatawan bisa melihat atau mengunjungi beberapai pantai sekaligus, karena lokasinya tepat di bibir pantai seperti Pantai Sepanjang, Pantai Krakal, Watu Kodok, Pantai Baron, Pantai Ngrenehan dan banyak lagi.

Di sini wistawan bisa bermain air seperti snorkeling, berenang atau sekedar bermain pasir. Karena di sepanjang bibir pantai terdapat hamparan pasir yang lembut.

Sayangnya waktu saya berkunjung cuaca sedang tidak bersahabat. Angin yang bertiup sangat kencang mengakibatkan arus laut yang cukup tinggi, menghasilkan ombak yang begitu deras dan kuat.

Tidak terbayangkan kalau saya naik perahu atau berenang, mungkin sudah terombang ambing terbawa ombak yang cukup besar. Saya pun hanya menikmatinya dengan mengambil beberapa foto untuk mengabadikannya.

Lokasinya sangat gampang diakses dan dilalui oleh kendaraan. Akan tetapi jalur yang bisa masuk ke kawasan pantai hanya sebatas kendaraan bermotor dan mobil pribadi saja.

Untuk bus pariwisata hanya bisa masuk sampai pintu masuk kawasan saja, tapi jangan khawatir di pintu masuk banyak warung yang menawarkan pernak pernik dan kuliner khas Gunungkidul. Jadi wisatawan keluar dari bus akan disambut hangat oleh para pedagang sampai ke Pantai Sadranan.

Cerita pantai di Gunungkidul tidak akan ada habisnya dan di lain hari saya akan mengunjunginya kembali. Banyak pantai yang belum saya datangi sehingga membuat hati penasaran dengan keindahan pantainya.

Sepanjang perjalanan menuju dan dari Pantai Gunungkidul banyak tempat wisata berupa hamparan bunga yang indah. Akan tetapi karena keterbatasan waktu saya hanya berlalu begitu saja.

Untung saja di handphone saya sudah terdapat aplikasi perjalanan yang selalu membantu di setiap langkah untuk mengeksplore keindahan alamnya. Hanya di @tiket.com semua kebutuhan perjalanan saya terpenuhi mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, kendaraan pribadi atau rental mobil, berbagai hotel mulai dari bintang 5 sampai kelas hostel pun tersedia.

Jadi saya tidak perlu khawatir karena ada @tiket.com, impian menjadi mudah seperti perjalanan ke Gunungkidul ini. Tinggal lihat tanggalan perjalanan, lihat promo dan perjalanan pun dimulai. Begitu mudahnya mengatur perjalanan traveling di zaman melenial ini. Mau kemana? ke manapun tiket.com aja.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA