Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 27 Mar 2019 11:14 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Inilah Arc de Triomphe dari Martapura

Nfadils
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pepohonan teduh yang menghiasi jalur pedestrian alun-alun Ratu Zalecha
Pepohonan teduh yang menghiasi jalur pedestrian alun-alun Ratu Zalecha
detikTravel Community - Alun-alun kerap menjadi ikon suatu kota. Nah, di Kalimantan Selatan juga ada alun-alun yang jadi kebanggaan warga Martapura, Ratu Zalecha.

Alun-alun suatu kota di Indonesia memiliki ciri khas yang beragam dan unik, tidak terkecuali Alun-alun Ratu Zalecha di kota Martapura yang menjadi landmark ikonik kota Martapura, Kalimantan Selatan.

Alun-alun Ratu Zalecha Martapura memiliki luas sekitar 1,3 hektar dibangun di eks lahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, dengan dilengkapi berbagai fasilitas seperi taman yang ditumbuhi beragam bunga dan pohon serta fasilitas pendukung lainnya.

Berdasarkan fakta sejarah, Ratu Zalecha adalah pahlawan wanita Banjar yang juga merupakan cucu pahlawan nasional, Pangeran Antasari, yang meneruskan perjuangan sang kakek dalam mengusir penjajah dari Kalimantan Selatan.

Di alun-alun Ratu Zalecha menjadi pusat kegiatan masyarakat Martapura dalam menyelenggarakan event-event besar.

Alun-alun Ratu Zalecha dihiasi oleh tanaman hias yang sejuk dan indah. Selain itu terdapat spot foto menarik favorit wisatawan yang datang, berupa tulisan Martapura berukuran besar disertai prasasti intan.

Kota Martapura memiliki kultur Islam yang sangat kental, tidak heran Martapura dikenal juga sebagai kota santri dan serambi Mekkah selain Aceh. Hal ini terlihat dari banyaknya tugu-tugu berbentuk kaligrafi Islami yang tersebar di alun-alun Ratu Zalecha.

Tidak jauh dari Alun-alun, terdapat gerbang Bumi Selamat yang menyerupai Arc de Triomphe yang ada di Paris, namun yang membedakan, pada gerbang berukuran besar ini terlukis aneka kearifan lokal masyarakat Banjar.

Alun-alun Ratu Zalecha tepat bersebelahan dengan pasar batu mulia, Cahaya Bumi Selamat. Tugu pasar Cahaya Bumi Selamat tampak menjulang tinggi dengan megah dari sisi lapangan alun-alun.

Tidak hanya wisatawan, namun warga lokal pun juga gemar menghabiskan waktu untuk bersantai di taman alun-alun ini pada hari libur atau akhir pekan, sambil berolahraga.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA