Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 17 Jun 2019 11:27 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Liburan ke Santorini, Ini Spot-spot Terbaiknya!

Monica Suparta
d'travelers
Foto 1 dari 5
Oia, spot tercantik di Santorini
Oia, spot tercantik di Santorini
detikTravel Community - Santorini jadi destinasi liburan populer di Yunani. Kamu yang mau liburan ke sini bisa cek beberapa spot pilihan yang instagrammable berikut ini.

Mencari foto spot terbaik di pulau Santorini, atau sering disebut Thira, salah satu kelompok kepulauan Cyclades terkenal di Yunani, membutuhkan trik tertentu. Yunani adalah negara dengan iklim Mediterania, sehingga perlu dicermati memilih musim kunjungan wisawatan terbaik.

Pada saat musim dingin, sekitar November hingga Maret, pulau Santorini tidak dapat dinikmati sempurna karena sebagian toko dan resto tutup. Tentu saja periode ini, harga akomodasi lebih murah dibanding puncak musim teramai yakni Juni, Juli, Agustus.

Menjelang musim semi, sekitar bulan April dan Mei, adalah momen terbaik kunjungan, karena semua toko dan resto beroperasi normal. Masih ada sisa angin sejuk pada musim semi ini, namun menyiratkan terik matahari Santorini di siang hari.

Harga akomodasi seperti villa, apartment dan hotel mulai merangkak naik namun masih terjangkau, dan yang utama, objek-objek belum terlalu padat oleh turis. Pulau Santorini besarnya hanya 73 km2. Pulau ini booming karena sektor pariwisatanya.

Banyak sekali foto spot cantik yang bisa diambil di Santorini, terutama di desa-desa dan pantainya. Tips pertama, manfaatkan siang hari untuk mengambil foto cerah di kaldera.

Laut lepas dan kapal-kapal putih menjadi latar belakang bak wallpaper buat fotomu. Jika kamu menyukai pemandangan kaldera, susuri area Imerovigli hingga ke Old Port Fira dengan berjalan kaki.

Di sisi jalan terbentang laut lepas Aegean dari ketinggian, sungguh menyegarkan mata dan jiwa. Di waktu musim semi, bunga liar di sisi jalan mulai tumbuh bertebaran nan cantik.

Tebing curam bergandengan dengan jajaran villa beraneka arsitektur design juga merupakan spot foto unik yang tidak boleh dilewatkan. Tips kedua, pakailah pakaian simpel namun berwarna cerah.

Tambahkan aksen topi, atau bunga tangan. Jika kamu menyukai desa kecil, sepi dan tenang, boleh mampir ke Pygros. Di sini suasana jauh dari keramaian dan kamu bisa merasakan jadi orang lokal, ikut mengintip kehidupan masyarakat setempat.

Gereja kecil berkubah biru juga bisa ditemukan di desa ini. Nikmati kopi atau teh di kafe-kafe tersembunyi, bermain dengan kucing yang banyak ditemui di jalan setapaknya, dan bersiaplah tersesat dalam labirin desa ini!

Tips ketiga, berposelah dengan segelas kopi, teh atau minuman lokal. Ambil pula latar belakang desa sepi, toko souvenir, atau masyarakat setempat. Buat kamu yang menyukai pantai, ada beberapa opsi di Santorini.

Yang paling cantik adalah Perissa Beach (pantai Perissa), sering disebut black beach karena berpasir hitam. Jika datang di musim panas, boleh dicoba menceburkan diri di pantai ini.

Suasana santai dengan jajaran beberapa kafe menghiasi tepi pantai. Ada juga pantai lain di area Akrotiri, yang sering disebut Red Beach, sebuah pantai dengan tebing berwarna merah kecoklatan memantul ke pasirnya.

Saat ini Red Beach tidak direkomendasikan untuk berjemur karena kekhawatiran tebing akan longsor. Kita bisa mengambil latar belakang foto pantai merah sejenak, atau dari boat.

Kamu bisa ikutan kapal lokal seharga 10 untuk mengitari Red Beach, White Beach dan Black Beach sekaligus. Spot foto di pantai-pantai ini juga unik dan tidak kalah cantik.

Tips keempat, bawa tas kecil berisi baju ganti yang praktis. Manfaatkan pantai untuk berpose dengan pakaian pantai, atau kain pantai untuk menambah cantik posemu.

Spot foto lain yang jadi idola adalah desa Oia, sebuah desa yang letaknya sekitar 20 menit ditempuh dengan bus lokal dari pusat kota Fira. Lokasi Oia ada di utara pulau Santorini, dan menjadi lokasi favorit turis untuk menyaksikan sunset atau berfoto dengan Blue Dome (gereja biru dan loncengnya).

Atmosfir hamparan kaldera, undakan villa khas Santorini, dan lorong serta jalan setapak di desa ini menyiratkan keingintahuan, eksplorasi dan kepuasan jika bisah menemukan spot foto terbaik.

Ikon Santorini yakni gereja biru, entah mengapa paling diminati, selain sunset Oia. Mungkin karena sudutnya yang memanjakan mata dan spektakuler, serta terlihat 180 derajat menakjubkan.

Tips kelima, pakai aksesoris waktu berpose di blue dome, karena gereja ini sebenarnya terlihat sederhana, jadi sebagai objek foto, pakailah pakaian warna cerah, dengan sedikit atribut, seperti gelang, scarf, atau selendang kecil. Perjalanan dengan transportasi publik di pulau Santorini bisa dilakukan menggunakan bus.

Terminal bus utama berada di Fira, daerah ini paling ramai dengan harga resto dan akomodasi relatif paling terjangkau. Fira juga menyimpan keindahan kaldera yang bisa disaksikan jika Anda menyusuri 588 anak tangga ke bawah menuju Old Port Fira, pelabuhan kecil untuk lalu lintas feri menuju ke area gunung vulkanik dan permandian air panas di sekitarnya.

Selain toko-toko souvenir, Anda juga akan menemukan Donkey Station, pusat pemberhentian keledai yang juga dijadikan sarana transportasi jika lelah naik atau turun tangga.

Biasanya turis memilih turun tangga manual, kemudian naik ke atas menggunakan cable car yang ditempuh selama 3 menit saja. Ini merupakan pengalaman unik yang patut dicoba.

Bepergian ke Yunani, khususnya berkeliling ke pulau-pulaunya dapat dilakukan ala backpacker seperti saya, sehingga jika belum puas dengan hasil foto yang didapat, Anda bisa mengulangi lagi lokasi yang diminati keesokan harinya.

Yang perlu diingat, pergilah di musim yang tepat, karena langit cerah akan menjadikan foto-foto Anda dramatis dan makin sempurna. Selamat berpose!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED